Ketika pasar melihat adanya ketidakpastiankebijakan, tingginya ketergantungan terhadap impor, serta lemahnya basis industri nasional.
Maka risiko investasi meningkat dan nilai tukar menjadi lebih rentan terhadapguncangan eksternal.
Dalam kondisi seperti itu, pelemahanrupiah bukan hanya persoalan pasar valuta asing, melainkan cerminan dari tantangan struktural yang belum terselesaikan.
Salah satu persoalan mendasar adalah ketergantungan yang tinggi terhadap komoditas.
Selama dua dekade terakhir, Indonesia menikmati limpahan devisa dari ekspor batu bara, kelapa sawit, dan mineral.
Namun keberhasilan tersebut juga membuat perekonomian sangat bergantung pada sikluskomoditas global.
Ketika harga komoditas tinggi, devisa mengalir deras.
Sebaliknya, ketika harga melemah ataupermintaan global menurun, sumber devisa ikut menyusut dan tekanan terhadap rupiah meningkat.
Masalahnya bukan pada komoditas itu sendiri, melainkan pada belum kuatnya transformasi ekonomi menuju industri bernilai tambah tinggi.
Indonesia masih terlalu banyak mengeksporbahan mentah dan mengimpor barang modal maupun produkberteknologi tinggi.
Akibatnya, kebutuhan dolar tetap besarmeskipun ekspor meningkat.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil mencetak sejarah dengan menembus final Indonesia Open 2026 untuk pertama kalinya…
Veda Ega Pratama harus puas finis di posisi ke-16 pada Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit…
Gembong narkoba Saleh bersama satu narapidana lainnya dipindahkan dari Lapas Kelas IIA Palangka Raya ke…
Persib Bandung kembali dikaitkan dengan pemain asing berpengalaman menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Kali ini, nama…
Pengendara Yamaha Vega R meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan truk Colt Diesel di simpang…
Dua narapidana kategori high risk dipindahkan dari Lapas Palangka Raya ke Nusakambangan dengan pengawalan ketat.