Categories: Nasional

Monitor SMK Go Global di Polinela, Wamen P2MI Targetkan 500 Ribu PMI Tersertifikasi

PROKALTENG.CO – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla meninjau langsung pelaksanaan program SMK Go Global di Politeknik Negeri Lampung (Polinela), Rabu (23/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) kompeten sekaligus mendukung target pemerintah mencetak 500 ribu pekerja migran tersertifikasi dan berdaya saing global dalam lima tahun ke depan.

Turut membersamai Wamen P2MI dalam kunjungan tersebut Direktur Jenderal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Rinardi, Direktur Jenderal Pemberdayaan, Muh. Fachri, serta Direktur Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum, Mocharom Ashadi.

Dalam pembinaan tersebut, Dzulfikar menyoroti pentingnya kualitas pelayanan aparatur sebagai bagian dari upaya menghadirkan negara bagi calon Pekerja Migran Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia.

Pelayanan yang diberikan di daerah juga menjadi salah satu titik penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Kita harus memastikan negara benar-benar hadir. Kehadiran negara itu dirasakan melalui pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya Pekerja Migran Indonesia,” ujar Wamen Dzulfikar.

Karena itu, jajaran BP3MI didorong memperkuat pemahaman terhadap tugas dan fungsi masing-masing, sekaligus menjaga integritas serta profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Wamen Dzulfikar juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Sinergi KP2MI, BP3MI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar persoalan yang dihadapi calon Pekerja Migran Indonesia maupun Pekerja Migran Indonesia dapat ditangani secara cepat dan terintegrasi.

“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Koordinasi harus diperkuat, karena pelindungan Pekerja Migran Indonesia merupakan kerja bersama. Setiap unsur harus mengetahui perannya dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terputus,” tegasnya.

Selain pelayanan, BP3MI Lampung didorong memperkuat komunikasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur bekerja ke luar negeri secara aman dan sesuai ketentuan.

Page: 1 2 3

M Hafidz

Recent Posts

Pemprov Kalteng Salurkan 1.500 Paket Pangan bagi Pekerja Gereja

Pemprov Kalteng salurkan 1.500 paket pangan & masker bagi pekerja gereja di Palangka Raya yang…

4 hours ago

WhatsApp Uji Coba Fitur Pesan Terjadwal di Android, Ini Cara Kerjanya!

WhatsApp dilaporkan tengah menguji coba fitur baru yang memungkinkan pengguna menjadwalkan pengiriman pesan secara otomatis.…

5 hours ago

OMC Kemenhut Picu Hujan di Kalteng, Penanganan Karhutla Terus Digenjot

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan…

5 hours ago

Prabowo Kucurkan Banpres Rp 15 Miliar untuk Penanganan Karhutla Kotim

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan presiden (banpres) sebesar Rp 15 miliar untuk penanganan kebakaran hutan…

5 hours ago

Kebiasaan Ketulusan Seorang Pria Ketika Membangun Hubungan Jangka Panjang

Ketulusan dalam hubungan tidak selalu terlihat dari hadiah mahal, kejutan romantis, atau janji manis tentang…

5 hours ago

Bupati Lamandau Minta Kesejahteraan Atlet Porprov Diperhatikan

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memberikan arahan tegas mengenai kesiapan serta kesejahteraan para atlet yang…

6 hours ago