Kobaran api yang membubung tinggi di jalur utama Wonosobo-Banjarnegara tersebut sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total. Satu unit armada pemadam kebakaran dari BPBD Wonosobo langsung diterjunkan ke lokasi begitu mendapat laporan warga.
Kabid Damkar BPBD Wonosobo, Dwi Pamilu Saputra, membenarkan bahwa petugas harus berjibaku ekstra keras untuk menjinakkan api. Material bus yang mudah terbakar membuat sisa-sisa api sulit dipadamkan dengan cepat.
“Kebakaran cukup besar, sehingga penanganan di lapangan memakan waktu agak lama, sekitar satu jam,” jelas Dwi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Dwi memastikan, mukjizat keselamatan menaungi seluruh manifest penumpang. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. “Alhamdulillah, nihil korban jiwa. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi sebelum api melumat habis bodi bus. Untuk kerugian materiil, saat ini tim kami masih melakukan asesmen,” tegasnya.
Setelah api dipadamkan dan sisa puing dibersihkan, arus lalu lintas di jalan nasional Selomerto kembali berangsur normal.
Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan, turut ambil bagian dalam pembukaan Pekan Nasional…
Telur bebek tidak hanya memiliki cita rasa yang khas, tetapi juga menyimpan berbagai nutrisi penting…
Menurut primbon Jawa, terdapat lima weton pekerja keras yang hidupnya diramalkan akan segera membaik dan…
Muhammadiiyah dan Aisyiyah di Kapuas melakukan kaji tiru dan Rihlah (wisata) ke Kabupaten Lamongan Jawa…
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim), kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter…
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) terus mengintensifkan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, guna…