Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan keinginan daerahnya untuk berperan dalam pengiriman pekerja migran.
Apalagi saat ini, Padang Pariaman memiliki 17 kecamatan, 14 SMK, serta sejumlah pendidikan vokasi seperti Politeknik Pelayaran dan sekolah keperawatan serta kebidanan.
“Kami ingin ikut berperan mengisi kebutuhan akan pekerja migran Indonesia. Kami tadi minta arahan dari Ibu Wamen, apa yang harus kami siapkan,” katanya
“Kerja sama dengan Bu Wamen dan Kementerian P2MI dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja sekaligus menekan tingkat pengangguran Padang Pariaman,” imbuh John Kenedy.(tim)
Page: 1 2
Pemprov Kalteng membagikan 450 ribu paket bantuan secara jemput bola dan bertahap guna menekan dampak…
Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh mengajak seluruh elemen…
Di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang makin pekat di…
Diselimuti kabut asap pekat, seorang siswi SMKN 1 Cempaga Hulu meninggal dunia usai terlibat kecelakaan…
Pemprov Kalteng menyalurkan 3.000 paket bantuan sembako untuk mahasiswa terdampak kemarau dan karhutla guna mendukung…
Jarak pandang yang anjlok hingga 350 meter akibat kabut asap karhutla mengganggu operasional Bandara Tjilik…