
Petugas Pos Indonesia Karyadi melayani jamaah haji yang mencari informasi soal pengiriman kargo di Pasar oleh-oleh Al Waha, Makkah, Senin (8/6/2026) petang waktu Arab Saudi. (Bayu Putra/JawaPos.com)
PROKALTENG.CO– Niatan jamaah haji Indonesia belanja oleh-oleh lebih banyak, membuat pengiriman melalui kargo menjadi opsi yang banyak dipertimbangkan.
Sebab, jamaah haji tidak boleh kelebihan bagasi, mengingat penerbangan haji menggunakan pesawat carteran. Alhasil, pengiriman oleh-oleh menggunakan kargo pun meningkat.
“Sampai saat ini volume kargo terbanyak dari satu pengirim ada yang sampai 100 kg. kami bagi dalam dua boks,” terang karyadi, petugas PT Pos Indonesia di Pasar oleh-oleh Al Waha, Makkah, Senin (8/6) petang waktu Arab Saudi.
Dia menjelaskan, jamaah haji yang mengirim oleh-oleh via kargo pos dipastikan mendapat pembebasan tarif bea masuk.
Namun, itu hanya berlaku untuk dua kali pengiriman per jamaah. Untuk pengiriman ketiga, akan dikenakan bea masuk normal.
Karena itu, ia menyarankan jamaah haji mengumpulkan dulu oleh-olehnya baru dikirim ke Indonesia sekaligus. Bukan menyicil pengiriman.
Page: 1 2
Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) terus mendalami kasus dugaan masuknya senjata api (senpi) ke…
Suasana di depan gedung DPR-MPR RI lengang dari massa aksi BEM UI yang sebelumnya dicegat…
Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Kota Jambi viral di media sosial lantaran dianggap memamerkan…
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, meminta kepada pemerintah…
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan jatuh pada 1 Juli mendatang, Kapolda Kalimantan Tengah…
Teka-teki penemuan sesosok mayat pria yang menggegerkan penghuni kos di Jalan Bandeng III, Kelurahan Bukit…