Categories: Nasional

Kementerian P2MI dan PGI Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran hingga Tingkat Jemaat

“Karena itu negara wajib hadir memberikan pelindungan dan pemberdayaan secara menyeluruh kepada pekerja migran maupun keluarganya,” cetus Menteri Mukhtarudin.

Dalam kesempatan tersebut, Mukhtarudin menyampaikan bahwa hingga saat ini Kementerian P2MI telah menjalin kerja sama dengan hampir seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta berbagai organisasi masyarakat untuk membangun ekosistem pelindungan pekerja migran dari hulu hingga hilir.

Kerja sama dengan PGI, lanjutnya, akan semakin memperkuat pendekatan berbasis komunitas dan keagamaan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai migrasi aman.

“Hari ini kita menambah mitra strategis melalui Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia. Kehadiran PGI akan memperkuat ekosistem pelindungan pekerja migran, termasuk melalui literasi keuangan dan literasi keagamaan,” ujar Mukhtarudin.

Menteri Mukhtarudin berharap jaringan gereja di seluruh Indonesia dapat menjadi media edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur prosedural.

“Kami berharap dari mimbar-mimbar gereja dapat disampaikan imbauan kepada masyarakat tentang cara bekerja ke luar negeri secara aman dan sesuai prosedur. Pendekatan kerohanian seperti ini akan lebih membekas di hati masyarakat,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.

Sementara itu, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, menegaskan komitmen PGI untuk terus memperkuat kerja sama dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dalam membangun sistem pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Jacklevyn mengungkapkan bahwa sinergi antara PGI dan Kementerian P2MI sejatinya telah terjalin sejak lembaga tersebut masih berstatus Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Menurutnya, isu pekerja migran telah lama menjadi perhatian utama PGI sebagai organisasi payung gereja Protestan terbesar dan tertua di Indonesia.

“Kami menyambung kerja sama yang sudah dibangun sejak masih berbentuk badan. Isu pekerja migran memang menjadi salah satu perhatian penting PGI karena berkaitan langsung dengan nilai-nilai kemanusiaan yang kami perjuangkan,” ujar Manuputty.

Ia menjelaskan, jaringan PGI yang tersebar dari Sumatera hingga Papua memberikan ruang bagi gereja untuk hadir mendampingi masyarakat, termasuk para pekerja migran dan keluarganya.

Page: 1 2 3 4

M Hafidz

Recent Posts

Pesta Adat Ufah: Tampilkan Ritual dan Tarian Dayak Kayan

Masyarakat Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur (Kutim) bersiap menggelar Pesta Adat Budaya Ufah pada Minggu (9/8). 

8 hours ago

Didakwa Rugikan Negara Rp2,43 Miliar, Mantan Direktur Pascasarjana UPR Ajukan Perlawanan

Eks Direktur Pascasarjana UPR didakwa merugikan negara Rp2,43 miliar. Kuasa hukum memastikan akan mengajukan eksepsi…

8 hours ago

Peradi Palangka Raya Kecam Dugaan Arogansi Oknum Polisi di Rumah Advokat Rahmadi

Peradi Palangka Raya mengecam dugaan tindakan arogan oknum polisi di kediaman advokat Rahmadi G. Lentam…

8 hours ago

BKD Kalteng Terapkan SIN Career, Seleksi JPT Kini Lebih Transparan

BKD Kalteng menerapkan sistem digital SIN Career agar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi berlangsung lebih transparan…

8 hours ago

Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Kalteng Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Panti Asuhan

Memperingati Hari Pengayoman ke-81, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kalteng menggelar bakti sosial.

9 hours ago

Tren Plant-based Milk, Berikut 3 Minuman Kopi Campur Susu Kedelai yang Bisa Kamu Coba

Tren gaya hidup sehat dengan tetap meminum kopi kini sedang menjadi tren di kalangan anak…

9 hours ago