”Melalui melalui operasi khusus perebutan cepat dan SAR taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima oleh awak media.
Operasi tersebut dilaksanakan oleh 10 orang prajurit dari Koops TNI Habema. Mereka bergerak dengan dukungan 2 unit Helikopter Caracal dan bergerak sangat cepat, terukur, dan terkoordinasi. Langkah-langkah taktis tersebut diambil karena medan berada di area pegunungan.
Selain evakuasi jenazah korban, Koop TNI Habema juga melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap terduga pelaku penembakan dan pembakaran pesawat dengan nomor registrasi PK-RCY tersebut. Namun fokus utama tetap pada evakuasi jenazah korban.
”Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku,” imbuhnya.(jpg)
Page: 1 2
Bulan Juli 2026 menjadi salah satu periode paling meriah bagi komunitas Free Fire (FF). Garena menghadirkan…
Pencarian mengenai FF Kipas Beta, FF Kipas My ID, hingga FF Kipas Mod APK melonjak di berbagai platform pada…
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantui Kabupaten Banjar. Insiden terbaru terjadi di Desa…
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, mendukung langkah Pemerintah Kota…
Tahap final pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) semakin dekat. Mengawal momen krusial ini, Badan…
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Kapolda Cup II Tahun…