
Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air dari Lapter Balinggama, Yahukimo, pada Jumat (3/7). (Koops TNI Habema)
PROKALTENG.CO-Pasca pembakaran pesawat perintis milik PT AMA Air di Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan dan penembakan pilot pesawat tersebut pada Kamis (2/7), TNI menyiagakan pasukan. Patroli juga ditingkatkan untuk mengantisipasi kerawanan.
”TNI telah menyiagakan pasukan, meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah tersebut, serta berkoordinasi dengan aparat terkait,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas saat dikonfirmasi oleh awak media di Jakarta.
Jenderal bintang satu TNI AD itu menyatakan bahwa pesawat yang teregistrasi dengan nomor ekor PK-RCY tersebut dibakar saat membawa penumpang dari Wamena menuju Yahukimo. Pembakaran pesawat terjadi beberapa saat setelah pesawat mendarat.
Pagi hari ini (3/7), Koops TNI Habema memastikan sudah berhasil mengevakuasi jenazah pilot pesawat tersebut. Korban atas nama Nicholas F. Gosselin itu dievakuasi dari Kampung Balinggama, Distrik Soboham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan bahwa evakuasi jenazah korban dilakukan melalui operasi khusus perebutan cepat dan SAR taktis. Sebelum mengevakuasi jenazah pilot berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu, para prajurit TNI lebih dulu merebut Lapter Balinggama dari OPM.
Page: 1 2
Banyak pengguna ponsel mengeluhkan perangkat yang cepat panas saat digunakan bermain game dalam waktu lama.…
Bupati Kapuas HM Wiyatno, SP mengajak warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) untuk menjadi…
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H Taufik Nugraha, mendesak pihak PT PLN…
Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menggelar kegiatan olahraga bersama sebagai wujud komitmen menjaga kesehatan dan…
Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi menutup Batara Expo Tahun 2026 di kawasan eks Bandara…
Permohonan Kekayaan Intelektual di Kalteng mencapai 925 pada Semester I 2026 atau meningkat 43,19 persen…