Polisi mengungkapkan, tersangka diduga menusuk korban berkali-kali menggunakan pisau dapur. Dua bilah pisau ditemukan di lokasi kejadian dan kini diamankan sebagai barang bukti.
Mahmudi diketahui tinggal di Prefektur Chiba dan bekerja sebagai karyawan paruh waktu. Hingga kini, motif penikaman masih menjadi misteri. Namun penyidik meyakini tersangka dan korban saling mengenal sebelum insiden berdarah tersebut terjadi.
Tidak hanya menewaskan korban, aksi brutal itu juga menyebabkan seorang anggota Kepolisian Chitose mengalami luka sayatan di tangan dan kaki saat berupaya melumpuhkan pelaku.
Seorang pria lain yang disebut sebagai kenalan korban turut mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Beruntung, kondisi kedua korban luka tersebut dilaporkan tidak mengancam jiwa.
Kepolisian Hokkaido saat ini menangani kasus tersebut sebagai pembunuhan dan terus mendalami latar belakang hubungan asmara antara korban dan tersangka. Mahmudi terancam dijerat dengan dakwaan pembunuhan sesuai hukum pidana Jepang. (jpg)
Page: 1 2
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperkuat komitmennya. Mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) membuka peluang untuk menghibahkan lahan, yang selama ini digunakan…
PT Pertamina Patra Niaga secara resmi memberlakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) jenis non-subsidi…
Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Khusus (BBK) non-subsidi di wilayah Kalimantan Tengah…
Mulainya musim kemarau di sebagian wilayah Kalimantan Tengah mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD…
Bupati Lamandau yang diwakili oleh Asisten perekonomian, pembangunan, dan sumber daya alam (SDA) Sekretariat Daerah…