Polisi mengungkapkan, tersangka diduga menusuk korban berkali-kali menggunakan pisau dapur. Dua bilah pisau ditemukan di lokasi kejadian dan kini diamankan sebagai barang bukti.
Mahmudi diketahui tinggal di Prefektur Chiba dan bekerja sebagai karyawan paruh waktu. Hingga kini, motif penikaman masih menjadi misteri. Namun penyidik meyakini tersangka dan korban saling mengenal sebelum insiden berdarah tersebut terjadi.
Tidak hanya menewaskan korban, aksi brutal itu juga menyebabkan seorang anggota Kepolisian Chitose mengalami luka sayatan di tangan dan kaki saat berupaya melumpuhkan pelaku.
Seorang pria lain yang disebut sebagai kenalan korban turut mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Beruntung, kondisi kedua korban luka tersebut dilaporkan tidak mengancam jiwa.
Kepolisian Hokkaido saat ini menangani kasus tersebut sebagai pembunuhan dan terus mendalami latar belakang hubungan asmara antara korban dan tersangka. Mahmudi terancam dijerat dengan dakwaan pembunuhan sesuai hukum pidana Jepang. (jpg)
Page: 1 2
Satlantas Polresta Palangka Raya kembali mengingatkan masyarakat agar menghindari kebiasaan berbahaya saat berkendara.
Kabar baik bagi warga Kota Palangka Raya. Pemadaman listrik bergilir ditargetkan berakhir mulai 5 Agustus…
PLN UID Kalselteng mengungkap pemadaman listrik bergilir di Kalteng dipicu gangguan pada tiga unit pembangkit…
PLN UID Kalselteng menargetkan pemadaman listrik bergilir di Kalteng berakhir pada 5 Agustus 2026 setelah…
Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya mengapresiasi kinerja tim gabungan dalam penanganan…
Sidang perkara narkotika di PN Nanga Bulik mengungkap terdakwa diduga menjadi kurir sabu seberat 198,44…