
Pengunjung menikmati suasana Kolam Pemancingan Datu Mangku, Palangka Raya. (Foto *Mg_2/Prokalteng.co)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Siapa bilang liburan menyenangkan harus mahal dan jauh? Di tengah hiruk-pikuk kesibukan, terselip sebuah tempat yang menawarkan ketenangan alam sekaligus beragam aktivitas seru untuk seluruh keluarga. Tanpa biaya tiket masuk, cukup bayar parkir saja, dan kebahagiaan pun terbentang luas.
Itulah Kolam Pemancingan Datu Mangku. Tempat yang kini menjadi andalan warga Kota Palangka Raya untuk melepas penat, bersantai bersama keluarga, hingga berkumpul bersama rekan kerja. Bukan sekadar tempat melempar kail, kawasan ini telah menjelma menjadi ruang rekreasi terbuka yang hangat dan ramah bagi siapa saja.
Beroperasi untuk umum sudah memasuki tahun ke-6, sejak pertama kali dibuka, tempat ini langsung diserbu pengunjung. Bahkan saat masa pandemi lalu, ketika orang-orang sulit bepergian ke mana-mana, Datu Mangku menjadi pelarian yang meneduhkan hati.
“Awalnya kami tidak pernah membuka, namun orang-orang justru datang berbondong-bondong. Sejak masa Covid, warga tak bisa ke mana-mana, akhirnya berkumpul di sini,” ungkap H. Nurdin, pengelola Kolam Pemancingan Datu Mangku mengenang awal mula ramainya tempat ini.
Konsep yang diusung pun istimewa. Tak melulu soal memancing. Pengunjung bebas memilih keseruan. Antara lain, piknik keluarga di bawah rindangnya pepohonan, pertemuan arisan yang santai, kegiatan outbound bersama tim, hingga lokasi syuting foto prewedding dan acara pernikahan yang sejuk di mata. Alamnya menjadi pelengkap indah setiap momen berharga.
“Jadi di sini tidak hanya memancing saja. Ada banyak aktivitas luar ruangan yang bisa dilakukan. Bisa piknik keluarga, arisan, kegiatan outbound, ibadah padang, bahkan untuk prewedding atau pernikahan pun bisa,” jelas H. Nurdin.
Kenyamanan pengunjung benar-benar diprioritaskan. Halaman parkir yang luas siap menampung hingga sekitar 100 kendaraan roda empat. Tersedia pula mushola, toilet bersih, kantin, dan pondok-pondok teduh untuk beristirahat.
Yang menyenangkan, tiket masuk gratis! Pengunjung cukup membayar biaya parkir, dengan satu kesepakatan bersama, yakni tidak membawa makanan dan minuman dari luar demi menertibkan sekaligus mendukung usaha kantin di lokasi.
“Tiket masuknya gratis. Tapi ada ketentuan, tidak boleh membawa makanan atau minuman dari luar. Yang dibayar hanya tiket parkir saja,” tegasnya.
Menjelang akhir pekan dan hari libur, suasana berubah makin hidup. Ratusan orang datang bergantian, puncaknya menjelang sore, saat matahari mulai meredup dan angin sepoi-sepoi menyapa wajah.
Salah satu pengunjung setia, Khairunnisa, mengaku tak pernah bosan kembali. Setiap dua hingga tiga bulan sekali, ia pasti menyempatkan diri datang bersama keluarga maupun teman kantor.
“Sering sekali. Dua bulan, kadang tiga bulan, pasti ke sini,” ujarnya dengan wajah berseri.
Baginya, daya tarik Datu Mangku tak lain adalah suasana alam yang teduh, udara yang segar, kolam yang asyik untuk memancing, serta keramahan para petugas. Tempatnya bersih, tertata rapi, dan jajanan di kantin pun terasa lezat di lidah.
Meski begitu, ia berharap akses jalan menuju lokasi dan papan penunjuk arah dapat lebih diperbaiki agar semakin memudahkan siapa pun yang baru pertama kali berkunjung.
“Sudah bagus dan terawat. Makanannya juga enak-enak. Tinggal jalan dan petunjuk arahnya saja yang mungkin perlu lebih diperhatikan,” saran Khairunnisa.
Mendengar harapan warga, H. Nurdin pun berjanji tak akan berhenti berkarya. Ke depannya, kawasan ini akan terus ditata, fasilitas dilengkapi, dan kenyamanan dijaga agar tetap menjadi rumah kedua yang menyenangkan bagi setiap keluarga yang berkunjung.
“Harapannya, kami bisa menata tempat ini menjadi lebih baik lagi dan melengkapi berbagai fasilitas,” pungkas H. Nurdin penuh harap. (*mg_2/hnd)
Di tengah hiruk-pikuk kota, keberadaan ruang terbuka hijau menjadi napas segar sekaligus rumah kedua bagi…
Udara terasa membakar kulit. Suhu panas yang menyengat ditambah kabut asap membuat siapa saja mendambakan…
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Tegal Sari, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka…
Penyidik mendalami Peran mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (FA)…
Wajah kawasan perkantoran di Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas, bakal berubah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas…
PT PLN (Persero) menjelaskan pemadaman listrik yang masih terjadi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan…