Categories: Entertainment

Sekolah DJ kian Diminati, Bekali Anak Muda Bangun Karier hingga Personal Branding

PROKALTENG.CO-Dunia musik elektronik terus berkembang dan menghadirkan peluang karier baru bagi generasi muda. Profesi disc jockey (DJ) kini tidak lagi identik dengan hiburan malam, tetapi telah menjadi bagian dari industri kreatif yang menjanjikan berkat berkembangnya festival musik, platform digital, media sosial, hingga layanan streaming.

“Profesi DJ sekarang jauh lebih luas. Mereka tidak hanya tampil di klub malam, tetapi juga mengisi festival musik, private event, membuat konten digital, live streaming, hingga memproduksi musik untuk berbagai platform,” ujar Manajer Ibiza Club Surabaya, Arman.

Melihat perubahan tersebut, Ibiza Club Surabaya bersama JJ Production menghadirkan sekolah DJ sejak 2025. Program ini dirancang untuk mencetak talenta baru yang tidak hanya menguasai teknik bermain musik, tetapi juga mampu membangun identitas dan karier di industri kreatif.

Menurut Arman, kebutuhan terhadap DJ profesional terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem musik elektronik. Regenerasi pelaku industri pun menjadi salah satu alasan utama hadirnya program pelatihan tersebut.

Perkembangan industri musik elektronik memang menunjukkan tren positif. Berdasarkan laporan International Music Summit (IMS) dan MIDiA Research, nilai industri musik elektronik global terus bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi itu ikut didorong oleh meningkatnya konsumsi musik melalui layanan streaming digital yang membuka peluang lebih besar bagi musisi maupun DJ untuk menjangkau audiens.

Menariknya, di tengah derasnya pengaruh musik elektronik global, sekolah DJ tersebut tetap menempatkan Funkot sebagai materi wajib. Genre yang lahir di Indonesia itu dinilai memiliki karakter khas yang dapat menjadi identitas para talenta muda.

“Funkot adalah bagian dari kekayaan musik Indonesia. Kami ingin para talent tidak hanya mengikuti tren global, tetapi juga memahami dan memperkenalkan genre yang lahir dari negeri sendiri,” kata Arman.

Page: 1 2

Hendry Priyatmoko

Recent Posts

Uni Eropa Tuding Instagram dan Facebook Bikin Kecanduan, Meta Terancam Denda Raksasa

Komisi Eropa menilai Meta belum mengatasi risiko desain adiktif pada platform Instagram dan Facebook.

25 minutes ago

Tuti Marheni Siap Perjuangkan Aspirasi Petani dan Pembangunan Infrastruktur

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura), Tuti Marheni, melaksanakan kegiatan reses di Aula Kantor Kecamatan…

53 minutes ago

Sempat Viral, Ulah Pengendara di Banjarmasin Mengancam Pakai Airsoft Gun Berakhir Damai

Sebuah video yang memperlihatkan perselisihan dua pengemudi mobil di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur, viral di…

1 hour ago

Bupati Heriyus Resmi Tutup Sinode Umum XXV GKE 2026

Pelaksanaan Sinode Umum Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) XXV Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Murung…

1 hour ago

Siapkan Posko untuk Warga Terdampak, Kelurahan Fokus Rampungkan Pendataan Korban Secara Maraton dan Akurat

Pemerintah Kelurahan Pahandut langsung bergerak cepat merespons musibah kebakaran hebat di belakang bekas Hotel Rahman,…

2 hours ago

Tren Jam Tangan Mewah Merebak di Surabaya: Kolektor Rela Rogoh Kocek Ratusan Juta

Tren jam tangan luxury masih menunjukkan geliat positif di Surabaya. Meski bukan kebutuhan primer, minat masyarakat terhadap arloji premium tetap…

2 hours ago