“Khususnya pada jenjang SMA, SMK, dan SLB yang merupakan kewenangan pemerintah provinsi, kami ingin berkonsultasi apabila nantinya ada program-program dari kementerian yang dapat dikerjasamakan dan disinergikan dengan pemerintah provinsi agar manfaatnya semakin luas,” katanya.
Selain membahas penguatan program pendidikan, DPRD Kalteng juga berharap kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah tidak berdampak terhadap keberlangsungan program-program pendidikan di daerah.
Menurut Riska, investasi di sektor pendidikan merupakan fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat tetap diberikan melalui berbagai program strategis yang dapat dilaksanakan bersama pemerintah provinsi sehingga pelayanan pendidikan di Kalteng terus mengalami peningkatan.
“Tidak dapat dipungkiri, di tengah efisiensi dengan kondisi saat ini, kami berharap program-program dari kementerian tetap bisa disalurkan melalui kewenangan pemerintah provinsi. Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis pelayanan pendidikan di Kalteng dapat terus meningkat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. (zia/kpg)
Page: 1 2
Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah kayu di Gang Durian, Jalan M.T. Haryono, Kelurahan Beriwit,…
Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP) menyelenggarakan Forum…
Bupati Murung Raya, Heriyus, meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Malam Hiburan Rakyat dalam rangka memeriahkan Hari…
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban menjadi faktor penting dalam mendukung…
AKBP Joko Handono resmi berpamitan sebagai Kapolres Lamandau dalam acara kenal pamit yang digelar di…
Walhi mencatat mayoritas hotspot di Pulau Kalimantan berada di kawasan konsesi perusahaan.