“Yang paling penting adalah memastikan setiap aspirasi masyarakat tercatat dengan baik. Persoalan jalan titian yang putus, kebutuhan sumur bor, perbaikan drainase dan peningkatan akses jalan merupakan kebutuhan yang dirasakan langsung warga. Kami akan melihat skala prioritas serta kewenangan dan kemampuan anggaran untuk memperjuangkannya,” ujarnya.
Wakil Rakyat asal Dapil Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas, menilai aspirasi warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan fungsi penyerapan aspirasi anggota DPRD.
Usulan yang telah disampaikan masyarakat melalui musrenbang juga menjadi bahan untuk melihat kebutuhan pembangunan dari tingkat lingkungan.
Keluhan warga mengenai usulan yang disebut telah disampaikan selama sekitar 10 tahun menunjukkan adanya kebutuhan terhadap tindak lanjut pembangunan di tingkat lingkungan. Salah satu kebutuhan yang paling nyata adalah perbaikan jalan titian di belakang Alin yang telah terputus.
Reses tersebut menjadi ruang bagi warga Langkai untuk menyampaikan kembali kebutuhan pembangunan yang selama ini dirasakan di lingkungan mereka.
Aspirasi mengenai jalan titian, sumur bor, drainase, semenisasi, pengaspalan hingga dukungan bagi MPA diharapkan dapat menjadi bahan dalam proses pembangunan sesuai skala prioritas dan mekanisme yang berlaku. (hfz)
Kabut asap tebal membuat apel pagi Kanwil Kemenkum Kalteng dipindahkan ke dalam ruangan.
Maulid Nabi di Kanwil Kemenkum Kalteng diisi tausiyah dan penyerahan bantuan kepada Panti Asuhan “Berkah”.
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah. Menggelar pemeriksaan tes urine terhadap pegawai Kantor Kesyahbandaran…
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, turun langsung ke lapangan untuk menyaksikan proses pencarian korban tenggelam…
Kondisi sungai Lamandau yang surut di tengah musim kemarau kembali memakan korban jiwa. Seorang pemuda…
UPTD RSUD Puruk Cahu menggelar kegiatan survei simulasi akreditasi rumah sakit. Langkah ini menjadi upaya…