“Pemerintah sudah berupaya menyediakan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pengelolaan sampah, sanitasi hingga ruang terbuka hijau. Tetapi tanpa kesadaran masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkannya dengan baik, hasilnya tentu tidak akan maksimal,” katanya.
Politisi tersebut juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia menilai perubahan pola pikir masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan Kota Sehat yang berkelanjutan.
“Kesadaran kolektif harus terus dibangun. Lingkungan yang sehat bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Syaufwan optimistis Palangka Raya memiliki peluang besar untuk meraih predikat Kota Sehat apabila seluruh pihak mampu bekerja sama dan konsisten menjalankan program-program yang telah direncanakan.
“Jika bergerak bersama, saya yakin target Kota Sehat dapat tercapai sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (jef)
Page: 1 2
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Dikenal sebagai sosok pemimpin yang selalu menyempatkan diri, untuk hadir…
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mengungkap jadwal latihan menjelang kompetisi Super League 2026/2027. Juru taktik…
Hujan yang kerap turun setelah cuaca panas di Kota Palangka Raya belakangan ini umumnya merupakan…
Tax farming modern menjadi solusi untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui digitalisasi, tata kelola yang…
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran resmi membuka Kejuaraan Catur Kapolda Cup 2026 dan mengajak seluruh peserta…
Salundik mengajak masyarakat menjaga kebersihan drainase dan tidak membuang sampah ke saluran air guna mencegah…