
Bebie
PURUK CAHU, PROKALTENG.CO – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Murung Raya tidak cukup hanya dengan mengibarkan bendera dan menggelar upacara.
Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, mendorong semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pembangunan yang adil dan merata hingga ke pelosok.
Dalam pernyataannya di Puruk Cahu, Senin (17/8), ia menegaskan bahwa kemerdekaan yang telah diraih bukanlah hadiah yang datang begitu saja, melainkan buah dari keringat dan pengorbanan para pendahulu.
“HUT RI ke-81 bukan sekadar seremonial. Ia adalah wajah masa depan bangsa yang terlahir dari kandungan masa lalu, sebuah bukti kelanjutan sejarah perjuangan para pahlawan,” ujarnya.
Setiap kali Sang Saka Merah Putih naik ke tiang, kata Bebie, itu bukan sekadar gerakan prosedural.
”Ia adalah pengingat hidup, apa yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan yang tak ternilai harganya. Maka, setiap kebijakan yang disusun, setiap rencana pembangunan yang ditetapkan, bukan hanya untuk hari ini, melainkan akan menjadi fondasi bagi wajah Murung Raya ke depan,”bebernya.
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi ekonomi dan pembangunan, Bebie mendesak agar semangat tahun 1945 tidak sekadar diucapkan dalam pidato, melainkan menjadi landasan nyata dalam setiap langkah pengawasan maupun pelaksanaan program daerah.
Penghormatan kepada para pendahulu, katanya, harus diwujudkan melalui kebijakan yang benar-benar terasa dampaknya bagi kesejahteraan warga.
Menurutnya, ada sejumlah jalur utama yang harus diperkuat untuk mewujudkan hal itu: pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa, peningkatan kualitas pelayanan publik yang merata, penguatan daya saing UMKM agar mampu tumbuh dan mandiri, serta pembinaan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga paham akan akar sejarah bangsanya.
“Jika kita melupakan sejarah, kita kehilangan arah masa depan. Namun jika kita belajar dari sejarah, masa depan Murung Raya dan Indonesia akan semakin kokoh,” ujar politikus PDIP berlatar belakang akademis tersebut.
Page: 1 2
AKP EB dicopot dari jabatan Kanitreskrim Polsek Pahandut usai insiden penyerangan Kasatlantas Polresta Palangka Raya.
KPK mengamankan 14 orang dalam OTT Rektor Unsoed dan menyita uang ratusan juta terkait dugaan…
OTT KPK di Unsoed mengungkap dugaan tarif ratusan juta rupiah untuk masuk Fakultas Kedokteran.
Kabut asap menyelimuti Palangka Raya, namun warga tetap berolahraga demi menjaga kebugaran.
Ikan melimpah belum menjamin kesejahteraan nelayan Baun Bango. UPR hadir membantu mengolah hasil tangkapan menjadi…
Kabut asap karhutla membuat jarak pandang di Bandara Tjilik Riwut turun hingga 600 meter dan…