Menurutnya, kebebasan tanpa tanggung jawab dapat melahirkan sikap individualistis, sementara kebebasan tanpa integritas berpotensi melahirkan penyalahgunaan kewenangan dan ketidakadilan.
Karena itu, Rumiadi mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terjebak dalam berbagai persoalan yang dapat melemahkan masa depan bangsa, termasuk penyalahgunaan narkoba, penyebaran informasi palsu, intoleransi, kekerasan, serta perilaku yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.
Di era digital, perjuangan generasi muda juga berada dalam ruang yang berbeda.
Kemampuan berpikir kritis menjadi modal penting agar tidak mudah dipengaruhi informasi yang menyesatkan.
“Hari ini kita tidak lagi berhadapan dengan penjajahan dalam bentuk yang sama seperti dahulu. Tantangannya berubah. Generasi muda harus mampu melawan kebodohan dengan ilmu, melawan informasi menyesatkan dengan nalar, dan melawan ketidakadilan dengan keberanian serta integritas,” tegasnya.
Rumiadi juga menekankan bahwa kemerdekaan memiliki hubungan erat dengan keadilan sosial.
Menurutnya, kemerdekaan harus memberikan ruang yang sama kepada setiap warga negara untuk tumbuh, memperoleh pendidikan, mendapatkan kesempatan, serta menikmati hasil pembangunan secara adil.
Oleh sebab itu, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi bersama.
Kebakaran melanda sekitar 20 hektar lahan di Desa Kujan, Lamandau, hingga memicu kekhawatiran warga.
Kanwil Kemenkum Kalteng memperkuat kesadaran hukum dan kepatuhan royalti dalam pelindungan KI.
Keterbatasan sumber air menjadi kendala pemadaman karhutla di Kalteng. Pemerintah menyiapkan penambahan sumur bor dan…
Tabrakan frontal di Jalan Tjilik Riwut Km 18 menewaskan tiga orang, termasuk pengemudi mobil yang…
Palangka Raya Community Battle berlangsung meriah dengan antusiasme warga mengikuti beragam perlombaan untuk memeriahkan HUT…
BPBD Lamandau memperketat kewaspadaan setelah 10 hektare lahan terbakar. Tim gabungan masih melakukan pendinginan untuk…