
Ilustrasi anak memakai gadget untuk bermedsos.
PROKALTENG.CO-Di balik kemudahan berkomunikasi dan derasnya arus informasi, media sosial menyimpan ancaman serius bagi anak-anak.
Tidak hanya berisiko menjadi sasaran predator digital, anak yang terlalu dini terpapar media sosial juga rentan mengalami gangguan kesehatan mental hingga kehilangan kemampuan bersosialisasi secara langsung.
Peringatan itu disampaikan Pakar Komunikasi Universitas Airlangga (Unair), Prof. Dra. Rachmah Ida, MComms, PhD, dalam momentum Hari Media Sosial Nasional yang diperingati setiap 10 Juni.
Menurut Prof Ida, anak-anak saat ini tumbuh di tengah derasnya arus media sosial. Sayangnya, banyak orang tua yang justru memperkenalkan dunia digital kepada anak sebelum mereka memiliki kematangan berpikir dan kemampuan memahami risiko yang ada di dalamnya.
“Anak-anak sekarang tumbuh bersama media sosial. Padahal, orang tua merupakan teladan utama yang seharusnya membentuk nilai, karakter, dan cara anak memahami lingkungan sosialnya,” ujarnya, Jumat (12/6).
Wabup Barsel Khristianto Yudha meresmikan Balai Basarah Pakat Maeh di Desa Lembeng dan mengajak masyarakat…
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos., menegaskan pentingnya penguatan layanan pendidikan…
Bagi pencinta kuliner pedas di Kota Palangka Raya, seblak tentu sudah tidak asing lagi. Salah…
Wakil Bupati Seruyan H. Supian. Menyambut langsung kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Seruyan di Bandara…
Pesepak bola Pratama Arhan kembali menjadi pusat perhatian karena aksinya di luar lapangan hijau.
Dinamika Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026-2030 diwarnai polemik. Tim pendukung bakal…