Tak hanya itu, FOMO juga dapat memengaruhi pola konsumsi dan gaya hidup. Tidak sedikit anak muda yang rela mengeluarkan uang demi mengikuti tren, membeli barang yang sedang viral, atau menghadiri berbagai acara populer agar tetap merasa relevan di lingkungan pergaulannya.
Karena itu, penting bagi pengguna media sosial untuk lebih bijak dalam menyaring informasi dan memahami bahwa tidak semua hal yang terlihat di dunia digital mencerminkan kondisi sebenarnya. Dengan lebih fokus pada kebutuhan, kemampuan, dan tujuan pribadi, seseorang dapat mengurangi tekanan untuk selalu mengikuti tren yang sedang berkembang. (rin/fir/jpg)
Pengemudi mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Palangka Raya diberhentikan setelah dinilai lalai sehingga…
Pemprov Kalteng menargetkan penyusunan RAD SDGs 2026-2030 rampung dan ditetapkan melalui peraturan gubernur pada tahun…
Pemprov Kalteng mematangkan persiapan menghadapi kunjungan tim Stranas PK.
Diskominfosantik Kalteng memperkuat komunikasi publik, literasi digital, dan pemanfaatan media informasi untuk mendukung keberhasilan Gerakan…
Perpustakaan Daerah Kalimantan Tengah terus menjadi tujuan masyarakat, terutama pelajar SMA dan mahasiswa.
Dee Lestari dikenal publik luas sebagai seorang penulis dengan salah satu karya bukunya berjudul Supernova.…