
Veda Ega Pratama tampil impresif di Moto3 Ceko 2026 dengan finis posisi kelima. (Honda Team Asia)
PROKALTENG.CO-Pebalap Honda Team Asia Veda Ega Pratama sukses menuntaskan Moto3 Ceko 2026 di posisi kelima setelah memulai balapan dari grid ke-20 akibat hukuman penalti di Sirkuit Brno, Minggu (21/6/2026).
Hasil tersebut menjadi pencapaian impresif bagi pebalap Indonesia setelah mampu menembus rombongan terdepan dan bersaing memperebutkan podium hingga lap-lap akhir.
Bagaimana Veda Ega Pratama Bisa Melompat dari Posisi 20 ke Barisan Depan?
Veda Ega Pratama langsung tampil agresif sejak lampu start padam.
Meski harus memulai balapan dari posisi ke-20, pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mampu melakukan banyak overtaking pada tikungan-tikungan awal hingga melonjak ke posisi ke-11.
Performa Veda terus meningkat pada lap kedua. Dia berhasil menyalip tiga pebalap sekaligus dan naik ke posisi kedelapan, memperlihatkan kecepatan yang membuatnya cepat mendekati kelompok terdepan.
Memasuki lap ketiga, Veda kembali menunjukkan konsistensinya. Pebalap bernomor #9 tersebut sukses menambah satu posisi lagi dan menembus urutan ketujuh, meski persaingan di depan juga berlangsung sangat ketat.
Siapa yang Memimpin Balapan Moto3 Ceko 2026?
Pada awal lomba, Alvaro Carpe sempat memimpin jalannya balapan. Namun situasi berubah ketika Maximo Quiles berhasil mengambil alih posisi terdepan dan mulai mengendalikan ritme balapan.
Musim kemarau panjang yang menerjang wilayah Kabupaten Lamandau mulai berdampak pada krisis air bersih di…
Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Kalimantan…
Membangun hubungan yang dekat dengan orang lain tidak selalu membutuhkan percakapan panjang atau kemampuan berbicara…
Wamen P2MI Christina Aryani menegaskan APBN 2027 harus memberi manfaat nyata bagi rakyat, termasuk memperkuat…
Psikologi menjelaskan bahwa memiliki karier mapan atau keluarga yang bahagia tidak selalu menjamin kebahagiaan batin…
Keuangan yang sehat sering kali dibentuk oleh kebiasaan menghindari pengeluaran yang sebenarnya tidak diperlukan.