
Pemain Timnas Indonesia saat berlatih jelang menghadapi Oman pada Jumat (5/6). (IG timnas indonesia)
PROKALTENG.CO-Pertemuan antara Timnas Indonesia dan Timnas Oman memang tidak sesering duel Indonesia melawan negara-negara Asia Tenggara. Namun setiap laga yang mempertemukan kedua tim selalu menyimpan cerita tersendiri, mulai dari kemenangan telak Garuda pada era 1980-an hingga pertarungan ketat di ajang kualifikasi internasional.
Menjelang pertemuan terbaru kedua tim dalam agenda FIFA Matchday, menarik untuk menengok kembali lima laga Indonesia kontra Oman yang pernah mewarnai perjalanan sepak bola kedua negara.
Pertemuan pertama Indonesia dan Oman terjadi pada ajang King’s Cup 1987 di Bangkok, Thailand.
Saat itu Garuda tampil mengejutkan dengan mengalahkan Oman dua gol tanpa balas. Kemenangan tersebut menjadi awal positif Indonesia dalam sejarah pertemuan melawan wakil Asia Barat tersebut.
Pada periode itu, Indonesia masih diperkuat generasi emas sepak bola nasional yang mampu bersaing dengan sejumlah negara Asia. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Oman belum menjadi kekuatan besar seperti saat ini.
Setahun kemudian kedua tim kembali bertemu di ajang yang sama.
Indonesia justru tampil lebih dominan dibanding pertemuan pertama. Garuda sukses membungkam Oman dengan skor telak 3-0.
Kemenangan tersebut hingga kini masih menjadi kemenangan terbesar Indonesia atas Oman. Hasil itu juga memperpanjang rekor sempurna Garuda menjadi dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan.
Banyak pengamat menyebut era akhir 1980-an sebagai salah satu periode ketika Indonesia mampu bersaing secara kompetitif dengan tim-tim Asia di luar kawasan ASEAN.
Seorang pedagang kosmetik kehilangan sepeda motor saat salat Magrib berjamaah di Masjid Raya Nurul Islam…
DPRD Kalteng mempercepat pembahasan Raperda Penyelesaian Sengketa Lahan dan Konflik Pertanahan yang ditargetkan rampung paling…
Kejari Palangka Raya mempertimbangkan memanggil mantan Pj Wali Kota Hera Nugrahayu dalam pengembangan penyidikan dugaan…
Moto3 rookie Brian Uriarte resmi didiskualifikasi dari seluruh hasil Moto3 Catalunya 2026 setelah motor yang…
Faridawaty mendorong generasi muda meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan inovasi untuk menghadapi tantangan zaman serta berkontribusi…
Dunia kuliner Surabaya kembali kedatangan pemain baru dengan konsep yang berbeda dari biasanya.