
PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO- Pasca gugurnya tiga pahlawan Kepolisian dalam pemberantasan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba), di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, beberapa waktu lalu, mengundang keprihatinan dan semangat bagi sejumlah kalangan dalam memerangi narkoba.
Semangat itu, digelorakan langsung Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) Kalteng besutan Sadagori H Binti, yang didukung penuh Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran, dengan menggelar Deklarasi Perang Melawan Narkoba, di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, menghadirkan 3.333 masa dari berbagai kalangan, di Bundaran Talawang, Palangka Raya, Kamis (20/8/2026).
“Kami insan pers yang tergabung dalam PWI Kalteng, sangat mengapresiasi langkah GDAN yang didukung penuh bapak Gubernur dalam mendeklarasi perang melawan narkoba. Ini penting, untuk menyelamatkan generasi penerus dari pengaruh narkoba, yang sangat merusak,” tutur Ketua PWI Kalteng M Zainal kepada sejumlah awak media, di Balai PWI Kalteng, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, semangat GDAN perlu mendapat dukungan dari semua pihak dan kalangan. Jika hanya GDAN, Gubernur, Kapolda, Pangdam, Kejati, Bupati, dan Wali Kota saja yang bergerak, hal itu sangat mustahil.
Sebaliknya, jika mendapat dukungan dari semua pihak dan kalangan, kemustahilan tersebut dapat terpatahkan, serta sangat mungkin generasi Bumi Tambun Bungai akan tumbuh, berkembang, dan mampu bersaing dalam segala hal, demi kemajuan daerah.
“Tidak dipungkiri, pengaruh narkoba merusak semua sendi kehidupan. Mungkin saja, akibat pengaruh narkoba ini, generasi terbaik Kalteng akan hilang, dan daerah kita akan hancur,” tegasnya.
Untuk itu, lanjut pria yang juga Ketua Harian DAD Katingan ini, mengajak semua insan pers di Kalteng, khususnya yang tergabung dalam PWI Kalteng, dapat bersama menggelorakan semangat Kalteng Bebas dari Pengaruh Narkoba.
“Kami yakin, jika semua bergandengan tangan dalam memberantas narkoba ini, Kalteng akan semakin berkah, semakin maju, dan semakin sejahtera,” tutup M Zainal.(ind)
Menhut Raja Juli Antoni menyoroti keterbatasan sumber air sebagai salah satu kendala utama penanganan karhutla…
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palangka Raya yang baru dilantik, Alman Pakpahan.…
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin. Melantik Alman Pakpahan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan…
Bidpropam Polda Kalteng memeriksa oknum perwira terkait penyerangan terhadap Kasat Lantas Palangka Raya.
Kualitas udara Palangka Raya sempat masuk kategori berbahaya akibat polusi karhutla. Warga diminta mengurangi aktivitas…
Disdik Kalteng memangkas jam belajar sekolah terdampak kabut asap dari 45 menit menjadi 30 menit.…