
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran (kanan) menerima Surat Keputusan sebagai Anggota Senat Kehormatan Univeristas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) yang diserahkan langsung oleh Rektor UMPR, Muhammad Yusuf (kiri), beberapa waktu lalu. Kini, Muhammad Yusuf disepakati menjadi Rektor UMPR periode 2027-2031. (FOTO : MMC Kalteng)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Rapat Senat Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) Diperluas menyepakati Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, S.Sos., M.A.P. kembali memimpin UMPR untuk periode 2027–2031.
Hasil tersebut selanjutnya akan diusulkan kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) penetapan.
Penetapan tersebut menjadi langkah lanjutan dalam proses pemilihan Rektor UMPR. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama 41 anggota Senat UMPR menyepakati Muhamad Yusuf untuk kembali memimpin UMPR.
Hasil tersebut selanjutnya akan diusulkan kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) penetapan.
Rapat Senat UMPR dipimpin Ketua Senat UMPR Dr. Riban Satia, S.Sos., M.Si., dan dihadiri Ketua PWM Kalteng Prof. Dr. Ahmad Syar’i, M.Pd., bersama 14 orang unsur PWM, Badan Pembina Harian (BPH), serta 41 anggota Senat UMPR. Rapat berlangsung di Aula Utama Kampus 1 UMPR.
Berdasarkan laporan Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor UMPR, Rakhdinda Dwi Artha Qairi, S.Pd., M.A.P., hingga batas akhir masa pendaftaran, panitia tidak menerima satu pun berkas pendaftaran calon rektor.
Setelah masa pendaftaran diperpanjang selama satu pekan, kondisi yang sama juga terjadi, yakni tidak terdapat calon yang mendaftarkan diri.
Kondisi tersebut kemudian dibahas Ketua Senat bersama PWM dan BPH UMPR. Hasil pembahasan selanjutnya dikonsultasikan kepada Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Muhammadiyah serta Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta.
Dari hasil konsultasi tersebut, disepakati untuk meminta kesediaan Muhamad Yusuf kembali memimpin UMPR dengan sejumlah tugas strategis, terutama penguatan tata kelola perguruan tinggi, peningkatan sinergitas program pengembangan sumber daya manusia bersama pemerintah daerah se-Kalteng, serta menyiapkan kader yang pada saatnya dapat meneruskan kepemimpinan UMPR.
Ketua PWM Kalteng Prof. Dr. Ahmad Syar’i, M.Pd. dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa keputusan untuk kembali mengusulkan Muhamad Yusuf tidak terlepas dari capaian dan kinerja kelembagaan UMPR selama kepemimpinannya.
“Capaian dan kinerja kelembagaan UMPR optimal di masa kepemimpinan Bapak Muhamad Yusuf, sehingga mampu mewujudkan berdirinya beberapa fakultas dan program studi strategis dan diminati, seperti Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Program Pascasarjana, serta Program Magister dan Doktor di UMPR, termasuk capaian Akreditasi Unggul pada beberapa program studi,” ujar Ahmad Syar’i dilansir dari Antara.
Page: 1 2
Musim kemarau panjang yang menerjang wilayah Kabupaten Lamandau mulai berdampak pada krisis air bersih di…
Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, Kalimantan…
Membangun hubungan yang dekat dengan orang lain tidak selalu membutuhkan percakapan panjang atau kemampuan berbicara…
Wamen P2MI Christina Aryani menegaskan APBN 2027 harus memberi manfaat nyata bagi rakyat, termasuk memperkuat…
Psikologi menjelaskan bahwa memiliki karier mapan atau keluarga yang bahagia tidak selalu menjamin kebahagiaan batin…
Keuangan yang sehat sering kali dibentuk oleh kebiasaan menghindari pengeluaran yang sebenarnya tidak diperlukan.