
Enam pengamen ditelantarkan.(Screenshoot Sampit24jam)
PROKALTENG.CO – Video yang memperlihatkan enam pengamen berada di Desa Tinduk, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada malam hari viral di media sosial.
Dalam video tersebut, mereka mengaku sebelumnya diamankan Satpol PP Kotim sebelum akhirnya berada di lokasi tersebut.
Video itu memicu perhatian warganet karena keenam pengamen terlihat berada di lokasi minim penerangan.
Dalam rekaman, mereka menceritakan perjalanan hingga akhirnya berada di Desa Tinduk.
Berdasarkan keterangan yang terdengar dalam video, keenam orang tersebut sebelumnya disebut diamankan oleh petugas Satpol PP Kotim.
Mereka mengaku mendapat informasi akan dibawa ke kawasan Taman Kota Sampit. Namun, mereka kemudian mengaku berada di Desa Tinduk.
Karena hari sudah malam, mereka menyebut harus berjalan kaki sebelum akhirnya mendapatkan kendaraan untuk kembali menuju kawasan kota.
Rekaman tersebut kemudian menyebar di sejumlah platform media sosial dan menuai beragam respons dari warganet.
Kondisi itu sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai kronologi penertiban keenam pengamen tersebut, termasuk siapa yang membawa mereka ke Desa Tinduk dan mengapa mereka akhirnya berada di lokasi tersebut.
Page: 1 2
DPRD Palangka Raya berharap 12 pejabat baru segera membuktikan kinerja dan meningkatkan pelayanan publik.
Gubernur Agustiar Sabran melantik lima pejabat eselon II dan menekankan pentingnya amanah serta kinerja nyata.
Tembakau Paiton VO Probolinggo dan Mangga Podang Lereng Wilis Kediri resmi meraih sertifikat indikasi geografis.
DJKI menyelesaikan pengaduan pendaftaran merek Amerta dan Nadi melalui pengalihan hak kepada perusahaan.
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kabupaten Kapuas belum mereda. Pemerintah Kabupaten…
Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap kemajuan dunia pendidikan.…