
Calon peserta Bintara dan Tamtama pada saat pendaftaran di Makodim 1017/Lmd, baru-baru ini. (FOTO: HUMAS)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –Kodim 1017/Lamandau terus mendorong minat dan animo generasi muda di Kabupaten Lamandau untuk bergabung menjadi bagian dari prajurit TNI Angkatan Darat (AD). Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan pendaftaran Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) Gelombang III Tahun 2026.
Pasipers Kodim 1017/Lamandau, Sumarno, menjelaskan bahwa pendaftaran untuk jalur Calon Bintara telah dibuka sejak 15 Juli 2026, sedangkan jalur Calon Tamtama dimulai pada 17 Juli 2026. Penutupan pendaftaran untuk golongan Bintara dijadwalkan pada 2 Agustus 2026.
“Untuk validasi atau pengesahan administrasi secara online bagi Calon Tamtama berlangsung hingga 15 Agustus 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti seleksi tingkat daerah di Kodam XXII/Tambun Bungai, Palangka Raya yang diperkirakan berlangsung sekitar tiga minggu. Setelah itu, peserta yang lolos akan melanjutkan seleksi tingkat pusat di Rindam XXII/Tambun Bungai selama kurang lebih dua minggu,” terang Sumarno saat ditemui Prokalteng.co, Kamis (23/7/2026).
Sumarno mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah pendaftar tercatat masih relatif sedikit, yakni 12 orang untuk Calon Bintara dan 9 orang untuk Calon Tamtama. Menyikapi hal tersebut, pihak Kodim 1017/Lamandau mengintensifkan sosialisasi di seluruh wilayah.
“Para Babinsa dikerahkan secara aktif untuk bersosialisasi langsung ke masyarakat di setiap kecamatan, pemasangan banner informasi pendaftaran dilakukan secara merata di titik-titik strategis kecamatan dan kami Kodim tidak membatasi jumlah pendaftar guna menjaring animo pemuda Lamandau sebanyak-banyaknya,” tuturnya.
Dukungan Bantuan Transportasi dan Imbauan Bebas Biaya
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata, Kodim 1017/Lamandau menyediakan bantuan transportasi bagi calon prajurit yang akan berangkat mengikuti tes seleksi tingkat daerah di Palangka Raya.
“Selama ini, setiap calon siswa yang berangkat mengikuti tes daerah kami bantu transportasinya. Harapannya dapat meringankan beban adik-adik yang ingin mengabdikan diri sebagai prajurit TNI,” tambahnya.
Sumarno berharap semakin banyak putra-putri terbaik Kabupaten Lamandau yang memanfaatkan kesempatan emas ini untuk membanggakan keluarga dan daerah.
Ia juga menekankan dengan tegas bahwa seluruh proses seleksi penerimaan prajurit TNI AD sama sekali tidak dipungut biaya (gratis).
“Masyarakat diimbau untuk waspada dan tidak percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan uang, karena seluruh tahapan tes dilaksanakan secara transparan, objektif, dan murni berdasarkan kemampuan peserta,” tandasnya. (bib)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang memutuskan mundur dari jabatannya. Keputusan itu secara…
Indonesia resmi membeli 12 pesawat tempur M-346F Block 20 buatan perusahaan pertahanan Italia, Leonardo.
Gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat menggerebek bandar narkoba di Kabupaten Katingan memunculkan tanda…
Menanam tanaman herbal kini tidak lagi membutuhkan lahan yang luas. Kemangi dapat dibudidayakan di rumah dengan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media…
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengamankan tempat di babak perempat final China…
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, gadget telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak.