Menyikapi hal tersebut, Aulia menegaskan pihaknya mengambil langkah cepat. Tangki pendam yang terindikasi kemasukan air telah dikuras habis. Selain itu, pihak SPBU juga langsung melakukan perbaikan fisik berupa pengecoran ulang di area yang rawan rembesan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Sudah ada upaya pembersihan. Saat ini penjualan sudah kembali normal,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, manajemen menetapkan kebijakan baru terkait operasional saat cuaca buruk. Jika hujan turun dengan intensitas tertentu, aktivitas penjualan BBM akan dihentikan sementara waktu dan baru dibuka kembali setelah kondisi dipastikan benar-benar aman.
Aulia juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan untuk tidak ragu melapor ke pihak SPBU. Namun, ia memberi catatan agar keluhan tersebut disertai dengan bukti yang jelas.
“Untuk masyarakat, kalau memang ada keluhan setelah mengisi BBM, silakan segera laporkan ke kami dengan membawa bukti. Kami pastikan akan tetap menjaga pelayanan maupun kualitas. Masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya. (jpg)
Page: 1 2
Komedian Haji Bolot dijenguk pesulap Limbad di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan. Momen tersebut diabadikan…
Timnas Belanda dan Timnas Jepang akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan pertandingan…
Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mendorong Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Kabupaten Murung…
Seorang pria muda ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar kosnya, di Jalan G…
Sebanyak 110 jemaah haji asal Kabupaten Barito Utara tiba dengan selamat di tanah air dan…
Kiper utama Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, resmi melepas masa lajang usai berakhirnya kompetisi Super…