Pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.
Diantaranya tali tas yang putus dan masih berkaitan dengan tas yang dikenakan korban ketika kejadian berlangsung.
Selain itu, polisi turut mengamankan sandal yang tertinggal di lokasi dan diduga milik pelaku.
Barang tersebut selanjutnya menjadi salah satu petunjuk yang didalami penyidik dalam proses penyelidikan.
“Untuk barang bukti yang diamankan tali dari tas yang putus dari tas yang dikenakan korban saat kejadian, serta sendal yang tertinggal diduga milik pelaku,” ungkapnya.
Sementara itu, mengenai ciri-ciri pelaku, Iyudi menyebut pelaku merupakan seorang laki-laki.
Saat menjalankan aksinya, pelaku diketahui menggunakan helm dan masker sehingga identitasnya belum diketahui.
“Kalau ciri laki-laki menggunakan helm dan masker,” tuturnya.
Sampai saat ini, kepolisian masih mengembangkan penyelidikan berdasarkan keterangan korban serta barang bukti yang telah diamankan.
Upaya tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kasus dugaan perampokan tersebut.
Kanwil Kemenkum Kalteng memperkuat kesadaran hukum dan kepatuhan royalti dalam pelindungan KI.
Keterbatasan sumber air menjadi kendala pemadaman karhutla di Kalteng. Pemerintah menyiapkan penambahan sumur bor dan…
Tabrakan frontal di Jalan Tjilik Riwut Km 18 menewaskan tiga orang, termasuk pengemudi mobil yang…
Palangka Raya Community Battle berlangsung meriah dengan antusiasme warga mengikuti beragam perlombaan untuk memeriahkan HUT…
BPBD Lamandau memperketat kewaspadaan setelah 10 hektare lahan terbakar. Tim gabungan masih melakukan pendinginan untuk…
Antrean BBM di Lamandau mulai terurai. Polisi memperketat pengawasan dan siap menindak pengetap maupun penimbun…