
Kebakaran gedung Kesra Setda Kalteng, Rabu (12/8). Penyebab kebakarannya masih misteri.(HERI/PROKALTENG)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Penyebab kebakaran Gedung Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) hingga kini masih belum terungkap.
Rekaman CCTV di sekitar lokasi telah diamankan aparat untuk membantu proses penyelidikan.
Kepala Biro Kesra Setda Kalteng, Rus’ansyah, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran yang menghanguskan sebagian gedung tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.
“Untuk terkait kebakaran masih proses dari tim Inafis, kemudian laboratorium forensik dari Banjar. Kita tunggu hasilnya dulu,” ujar Rus’ansyah, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, hasil pemeriksaan dari tim penyelidik nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang terjadi pada Rabu (12/8/2026) dini hari tersebut.
“Jadi bagaimana nanti hasilnya, itulah yang jadi kesimpulan kita. Bahwa itu merupakan, misalnya kesimpulannya terjadi korsleting dan sebagainya, maka itu hasil yang kita tunggu,” katanya.
Meski gedung mengalami kerusakan akibat kebakaran, aktivitas Biro Kesra tetap berjalan.
Untuk sementara, pegawai dan pelayanan administrasi dipindahkan ke lokasi kerja sementara yang berada di kawasan Betang, dekat pintu keluar kompleks Kantor Gubernur Kalteng.
“Sementara berkantor di Betang depan, pas pintu keluar kantor Gubernur,” ungkapnya.
Rus’ansyah juga memastikan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian telah diamankan oleh aparat yang menangani kasus tersebut.
Page: 1 2
Menhut Raja Juli Antoni menyoroti keterbatasan sumber air sebagai salah satu kendala utama penanganan karhutla…
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palangka Raya yang baru dilantik, Alman Pakpahan.…
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin. Melantik Alman Pakpahan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan…
Bidpropam Polda Kalteng memeriksa oknum perwira terkait penyerangan terhadap Kasat Lantas Palangka Raya.
Pasca gugurnya tiga pahlawan Kepolisian dalam pemberantasan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba), di Desa…
Kualitas udara Palangka Raya sempat masuk kategori berbahaya akibat polusi karhutla. Warga diminta mengurangi aktivitas…