Bantuan ini dinilai sangat tepat sasaran karena menyentuh langsung kelompok mahasiswa yang jauh dari orang tua.
Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) Alya Ramadhani, yang berasal dari daerah Pilang, Kecamatan Jabiren Raya, menyebut bahwa pemenuhan kebutuhan pokok sangat krusial bagi mahasiswa di situasi darurat seperti ini.
“Sembako ini membantu sekali untuk mahasiswa-mahasiswa yang ada di Palangka Raya,” tutur Alya.
Di penghujung acara, raut wajah antusias terlihat jelas dari para akademisi muda ini, mereka pun secara serempak menyuarakan harapan dan dukungan bagi kemajuan provinsi.
“Semoga Kalimantan Tengah makin BERKAH,”seru mereka bersama-sama, menggaungkan jargon pembangunan daerah tersebut.
Bantuan 3.500 paket sembako ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik dan gizi para mahasiswa melalui beras, minyak goreng, gula, dan multivitamin, tetapi juga memberikan dorongan moral agar mereka tetap semangat menjalani perkuliahan di tengah bencana karhutla. (her)
Lapas Narkotika Kasongan memperkuat layanan kesehatan WBP melalui program CLBK dengan inspeksi rutin di blok…
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng), terus menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga terdampak kebakaran…
Menyerap anggaran lebih dari Rp100 triliun sepanjang dekade 2015–2025 untuk 172,3 juta kasus, penyakit jantung…
DJKI mendorong Kanwil Kemenkum memperkuat sinergi dan mengembangkan ekosistem KI hingga tahap komersialisasi.
Kemenkum Kalteng memperkuat pemahaman standar layanan JDIHN agar informasi hukum semakin tertata dan mudah diakses…
Kemenkum Kalteng memfasilitasi konsultasi Raperbup Murung Raya tentang standar biaya penanggulangan bencana.