
Kondisi SDN 1 Tumbang Rungan yang terendam banjir dipantau Kabid Pembinaan SD , Rachmad Winarso, Minggu (14/11)(IST)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dampak banjir yang terjadi di wilayah Kota Palangka Raya juga mengganggu aktivitas belajar dan mengajar selama beberapa hari terakhir ini.
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya melaporkan sampai Kamis (18/11/2021) setidaknya ada 18 sekolah negeri meliputi 12 sekolah dasar dan 6 SLTP yang terdampak banjir.
Data ini menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Ahmad Fauliansyah belum termasuk sekolah swasta, karena laporan sekolah swasta langsung ke Kementerian Agama.
Fauliansyah mengungkapkan akibat halaman sekolah tergenang air, bahkan ada yang sudah masuk lantai ruang belajar, maka proses belajar dan mengajar diliburkan untuk sementara waktu.
“Meski demikian anak didik bukan berarti libur total, tapi para anak-anak dianjurkan untuk belajar secara mandiri di rumah agar tidak ketinggalan mata pelajaran” bebernya.
Pihaknya berharap bencana banjir akibat luapan air Sungai Rungan dan Sungai Kahayan pasca wilayah Kota Cantik diguyur hujan ini segera surut, sehingga aktivitas belajar di sekolah bisa dilakukan lagi.
Page: 1 2
Penangkapan Bupati Pati oleh KPK dinilai sebagai bukti komitmen pemerintah memberantas korupsi tanpa pandang bulu…
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Kota Palangka Raya. Menilai wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah…
Kanwil Ditjenpas Kalteng menandatangani komitmen bersama pembangunan Zona Integritas sebagai langkah mewujudkan birokrasi bersih, transparan,…
Kanwil Ditjenpas Kalteng memeriksa pegawai Rutan Tamiang Layang terkait dugaan pelanggaran kode etik sebagai bentuk…
Pemerintah Kota Palangka Raya melalui tim gabungan melakukan penataan drainase di kawasan simpang Jalan Jawa…
Sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) terpilih di Kelurahan Nanga Bulik resmi dikukuhkan untuk masa bakti…