Dia menegaskan bahwa pengawasan distribusi elpiji subsidi dilakukan secara berjenjang oleh Pertamina, mulai dari tingkat agen hingga pangkalan, sementara pemerintah kota berperan dalam fungsi pengawasan agar penyaluran tetap sesuai aturan.
Sebelumnya, DPKUKMP Kota Palangka Raya bersama Pertamina Patra Niaga dan Satpol PP telah melakukan sidak di tiga titik pada Rabu (24/6/2026), terdiri dari dua pangkalan LPG dan satu pengecer.
Dari hasil pemeriksaan ditemukan harga jual elpiji subsidi berada di atas HET Rp22 ribu per tabung, yakni berkisar Rp25 ribu hingga Rp45 ribu. Selain itu, ketiga lokasi tersebut juga dilaporkan mengalami kekosongan stok elpiji 3 kilogram. (adr)
Page: 1 2
Hanya sedikit striker dalam sejarah sepak bola internasional yang mampu menggabungkan volume dan kecepatan mencetak…
Kabar mengenai perpindahan pemain Timnas Indonesia semakin menarik untuk diikuti. Ragnar Oratmangoen resmi berlabuh ke…
Persib Bandung kembali melakukan manuver mengejutkan di bursa transfer menjelang Super League 2026/2027. Tim berjuluk…
Di era modern, penggunaan layar digital sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari.…
Komedo merupakan salah satu permasalahan kulit yang cukup sering dialami, terutama oleh pemilik jenis kulit…
Posisi tidur yang kurang tepat dapat menjadi salah satu penyebab munculnya nyeri pada leher hingga…