Ia menambahkan, program cetak sawah tidak hanya bertujuan menambah luas areal tanam, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Melalui pemanfaatan lahan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan dapat memperoleh tambahan pendapatan dan meningkatkan produktivitas pertanian,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Kapuas, H Muhammad Wiyatno, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pertanian terhadap program cetak sawah yang tengah dijalankan di Kabupaten Kapuas.
“Alsintan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pembukaan dan pengolahan lahan sehingga target program cetak sawah dapat tercapai sesuai rencana,” ungkap Wiyatno. (art/kpg)
Page: 1 2
Penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Lamandau memicu fenomena baru…
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kalimantan Tengah, Norhani. Mengajak mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan…
Memasuki puncak musim kemarau. Masyarakat Kota Palangka Raya diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan…
Kios BBM eceran atau pom mini di Jalan Sepaku, Lamandau, terbakar setelah diduga terjadi korsleting.…
Sebanyak 65 calon Paskibraka Lamandau 2026 mendapat pembekalan ideologi dari Sekda M. Irwansyah. Pancasila ditekankan…
Karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah Kalteng. Tumbang Nusa menjadi salah satu lokasi dengan pemadaman…