“Peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender hijriah, tetapi menjadi momentum untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih baik, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat persatuan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat kita,” kata Wiyatno.
Menurut dia, tema pawai tahun ini, Menebar Maslahat, Menguatkan Umat, mengandung pesan penting agar nilai-nilai Islam terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk terus membangun Kabupaten Kapuas yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera, sejalan dengan semangat masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” tegasnya.
Usai sambutan, Bupati Kapuas mengangkat bendera start sebagai tanda dimulainya pawai. Lantunan selawat dan tabuhan musik terbang dari para peserta mengiringi keberangkatan rombongan yang memeriahkan jalan-jalan utama Kota Kuala Kapuas dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat syiar Islam. (art/kpg)
Page: 1 2
Di era digital saat ini, ponsel telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.…
Melahirkan bagi sejumlah perempuan terasa menakutkan akibat pengalaman sulit penuh perjuangan selama proses persalinan yang…
Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kembali diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,1 pada Minggu (21/6)…
Pembukaan pameran seni kontemporer tahunan bergengsi, ARTJOG 2026, yang digelar di Jogja National Museum (JNM)…
Pasangan selebriti El Rumi dan Syifa Hadju baru saja pulang ke Tanah Air usai menjalani…
Motor yang tiba-tiba tidak mau distarter memang bisa bikin panik. Apalagi kalau kamu sedang terburu-buru…