“Peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender hijriah, tetapi menjadi momentum untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih baik, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat persatuan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat kita,” kata Wiyatno.
Menurut dia, tema pawai tahun ini, Menebar Maslahat, Menguatkan Umat, mengandung pesan penting agar nilai-nilai Islam terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk terus membangun Kabupaten Kapuas yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera, sejalan dengan semangat masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” tegasnya.
Usai sambutan, Bupati Kapuas mengangkat bendera start sebagai tanda dimulainya pawai. Lantunan selawat dan tabuhan musik terbang dari para peserta mengiringi keberangkatan rombongan yang memeriahkan jalan-jalan utama Kota Kuala Kapuas dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat syiar Islam. (art/kpg)
Page: 1 2
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang…
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Lita Norfiana, menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24…
Memasuki puncak musim kemarau, kondisi sungai di Kabupaten Murung Raya terlihat lebih tenang dengan air…
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di tengah kondisi musim kemarau yang…
Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mencatat nilai maturitas sebesar 96,5 dari skala 100 dalam penilaian…
Karhutla Palangka Raya masih terjadi di sejumlah wilayah selama musim kemarau. Sehingga BPBD Kota Palangka…