Categories: Pemkab Kapuas

Panen Raya di Kapuas, Gubernur dan Bupati Tegaskan Komitmen Majukan Pertanian

PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran meminta Perum Bulog dan Bank Kalteng mengambil peran lebih besar dalam mendukung kesejahteraan petani.

Bulog diminta memaksimalkan penyerapan gabah, sedangkan Bank Kalteng didorong memperluas akses permodalan agar petani tidak lagi bergantung pada rentenir.

Penegasan itu disampaikan Agustiar saat menghadiri Panen Raya Padi seluas 25.817 hektare yang dipusatkan di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Rabu (8/7).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Kapuas HM Muhammad Wiyatno, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta unsur Forkopimda.

“Bulog harus hadir menyerap gabah petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Bank Kalteng juga harus turun membantu permodalan petani. Jangan sampai petani terjerat rentenir. Kalau tidak bisa hadir, saya minta dievaluasi,” tegas Agustiar.

Menurut gubernur, dukungan pembiayaan yang mudah diakses menjadi salah satu kunci keberhasilan program swasembada pangan. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus hadir mendampingi petani, mulai dari proses tanam hingga pemasaran hasil panen.

Agustiar juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas yang terus memperkuat sektor pertanian.

Menurutnya, berbagai bantuan dari pemerintah pusat harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kapuas HM Muhammad Wiyatno mengatakan panen raya tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026 tentang percepatan swasembada pangan melalui penguatan sektor pertanian.

“Panen raya kali ini mencakup lahan seluas 25.817 hektare yang tersebar di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur,” ujar Wiyatno.

Ia menjelaskan, empat kecamatan tersebut merupakan sentra utama produksi padi di Kabupaten Kapuas yang mencakup sekitar 57,3 persen dari total luas lahan baku sawah dan menyumbang 67,12 persen produksi padi daerah.

Menurut Wiyatno, Kabupaten Kapuas saat ini menyumbang sekitar 45 persen produksi padi Kalteng.

Dengan luas lahan baku sawah mencapai 45.012 hektare, Kapuas optimistis mampu terus memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Pada kesempatan itu, Pemkab Kapuas juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI. Bantuan tahun 2026 meliputi 57 unit rotavator, 488 unit handtraktor, 95 unit pompa air, dan 213 unit hand sprayer.

Page: 1 2

M Hafidz

Recent Posts

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir untuk Melayani, Melindungi dan Memberdayakan Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan memperkuat layanan dan perlindungan pekerja melalui momentum Harpelnas 2026.

2 hours ago

Jejak Rudy Ariffin: Berangkat dari Bupati Banjar, 10 Tahun Pimpin Kalsel sebagai Gubernur

 H. Rudy Ariffin telah berpulang. Mantan Gubernur Kalimantan Selatan dua periode itu meninggal dunia di RS Amanah Banjarmasin, Minggu…

12 hours ago

Akibat Abu Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta dan 7 Lainnya Ditutup Hingga Malam Ini

AirNav Indonesia resmi menutup sementara operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (WIII) dan tujuh bandara…

13 hours ago

Pemkab Barito Utara Serahkan Pidato Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026 kepada DPRD

Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi menyerahkan Pidato Pengantar Bupati beserta materi Rancangan Peraturan Daerah…

13 hours ago

Penanganan Karhutla Barito Utara: 182 Kejadian Ditangani Hingga Akhir Agustus

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memaparkan kondisi terkini penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di…

13 hours ago

Semeru Erupsi, Masyarakat Diimbau Harus Waspada

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Minggu (6/9)…

13 hours ago