Dengan MPP, seluruh layanan esensial dihadirkan dalam satu lokasi terintegrasi, sehingga menghemat waktu dan biaya. Bupati Shalahuddin juga menginstruksikan jajarannya untuk memastikan sumber daya manusia di MPP benar-benar kompeten, ramah, dan profesional. Pelatihan khusus bagi petugas pelayanan pun akan segera digelar.
“Pembangunan yang berkelanjutan adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Barito Utara yang semakin maju, nyaman, dan sejahtera. Layanan publik yang cepat adalah fondasinya,” tegasnya.
Dengan progres yang mencapai tahap akhir penataan dan uji coba sistem, Mall Pelayanan Publik Barito Utara ditargetkan beroperasi penuh pada akhir Juli 2026 mendatang. Kehadiran MPP ini diharapkan dapat menekan indeks kepuasan masyarakat sekaligus meningkatkan investasi dan aktivitas ekonomi melalui kemudahan administrasi. (ren/nue/kpg)
Page: 1 2
Memasuki puncak musim kemarau, kondisi sungai di Kabupaten Murung Raya terlihat lebih tenang dengan air…
Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di tengah kondisi musim kemarau yang…
Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mencatat nilai maturitas sebesar 96,5 dari skala 100 dalam penilaian…
Karhutla Palangka Raya masih terjadi di sejumlah wilayah selama musim kemarau. Sehingga BPBD Kota Palangka…
Insiden kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kali ini melanda kawasan Jalan G. Obos 24, Kota…
Masyarakat Kota Palangka Raya diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi…