Selain menyampaikan kritik, peserta aksi juga membacakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Beberapa di antaranya berkaitan dengan penggunaan anggaran negara, evaluasi program-program pemerintah, hingga kebijakan yang dinilai berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Di sela-sela orasi, massa juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jakarta yang terdampak kemacetan akibat aksi tersebut. Namun mereka menilai kemacetan yang terjadi selama beberapa jam tidak sebanding dengan persoalan ekonomi dan lapangan pekerjaan yang menurut mereka dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Meski sempat diwarnai ketegangan, aksi demonstrasi hingga malam hari masih berlangsung tanpa bentrokan fisik antara massa dan aparat keamanan.
Peserta aksi tetap bertahan di titik konsentrasi massa sambil terus menyampaikan tuntutan melalui pengeras suara. Sementara itu, aparat gabungan kepolisian dan TNI masih mempertahankan blokade di kawasan depan UOB Plaza hingga Thamrin Nine Ballroom. Barikade tersebut membuat massa belum dapat melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI.
Hingga berita ini dinaikan, peserta aksi demonstrasi masih memenuhi lokasi. Massa tetap bertahan di lokasi sembari menunggu perkembangan situasi, sementara aparat keamanan terus berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan ketertiban di sekitar kawasan Jalan Jenderal Sudirman. (pojoksatu/jpg)
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sepekan terakhir di Kota Palangka Raya mulai menimbulkan…
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya,…
Insiden kebakaran yang melanda Kantor Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), dan Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) di…
Ketiadaan program hilirisasi berskala besar di Kalimantan Tengah (Kalteng) kini menjadi sorotan. Ketua DPRD Kalteng,…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya memasang 15 titik lampu penerangan jalan umum (PJU), termasuk…
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ketahuan diam-diam dipindahkan dari Air Force One setelah intelijen AS…