Categories: Nasional

Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Ungkap Peran Nama-Nama Besar dalam Korupsi MBG

PROKALTENG.CO-Tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Sony Sonjaya mengajukan diri menjadi justice collaborator atau JC kepada penyidik. Mantan wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu ingin mengungkap peran nama-nama besar yang diduga ikut menikmati duit bancakan tersebut.

Krisna Murti selaku penasihat hukum Sony menyampaikan bahwa salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu diduga dikorupsi beramai-ramai. Menurut dia, nama-nama yang ada dalam catatan kliennya sudah diserahkan. Kini, pihaknya tengah menunggu keputusan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dengan pengajuan JC yang sudah disampaikan oleh Sony.

”Klien saya, Pak Sonny, siap menjadi justice collaborator demi membongkar korupsi MBG. Dari pihak Senayan dan Istana. Nama-nama itu sudah kami serahkan ke penyidik Kejagung, jadi tunggu saja,” ucap Krisna dikutip pada Rabu (10/6).

Menurut Krisna, keputusan Sony mengajukan diri sebagai JC dalam kasus tersebut semakin mantap setelah bertemu dengan dirinya di Rumah Tahanan (Rutan) Kejagung beberapa waktu lalu. Dia memastikan, kliennya akan bersikap kooperatif selama proses penyidikan berlangsung. Pihaknya juga siap membongkar keterlibatan semua pihak.

”Kami bukan menghindar dari permasalahan hukum, tapi kami ingin mengungkap dan kooperatif mengungkap siapa-siapa saja yang terlibat dalam program unggulan presiden ini,” imbuhnya.

Page: 1 2 3

Hendry Priyatmoko

Recent Posts

Dugaan Bullying di SMAN 1 P. Raya Berawal dari Ejekan Kakak Kelas, Pihak Sekolah Buka Ruang Mediasi

Dugaan bullying yang terjadi di lingkungan SMAN 1 Palangka Raya pada Senin (3/8/2026). Menjadi perhatian…

8 hours ago

Perilaku Halus yang Menunjukkan Seorang Wanita Memiliki Energi Positif dan Kepribadian Menyenangkan

Daya tarik seseorang tidak selalu terpancar dari penampilan atau cara berbicara. Terkadang, hal yang membuat…

9 hours ago

Pemko Palangka Raya Siapkan Rumah Singgah Oksigen di Petuk Ketimpun

Rumah singgah oksigen diprioritaskan di Petuk Ketimpun.

9 hours ago

105 CPMI Ikuti Wawancara Kerja dengan 23 Institusi Jepang, Mukhtarudin Beri Arahan

Sebanyak 105 CPMI mengikuti wawancara kerja dengan 23 institusi Jepang dalam program G to G…

9 hours ago

Kasus ISPA di Kalteng Capai 72.431, Palangka Raya Tertinggi

Kasus ISPA Kalteng capai 72.431, Palangka Raya tertinggi.

9 hours ago

Mukhtarudin Launching SMK Go Global, Siapkan 500 Ribu Pekerja Migran Berdaya Saing Global

Program SMK Go Global ditargetkan menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan 500 ribu pekerja migran…

10 hours ago