
Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menjalani sidang lanjutan dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (18/8). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
PROKALTENG.CO – Mantan Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama (Menag), Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex mengungkap adanya permintaan uang dari 24 anggota Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR saat kunjungan kerja ke Arab Saudi pada 2024.
Hal itu disampaikan Gus Alex yang merupakan salah satu terdakwa dalam perkara dugaan korupsi kuota haji, dalam sidang kasus yang menjeratnya.
Ia mengungkapkannya ketika bertanya kepada mantan Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu Kementerian Agama, Jaja Jaelani, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Jumat (4/9) dini hari.
Dalam persidangan, Gus Alex menyebut setiap anggota Panja pada awalnya meminta uang sebesar 3.000 riyal.
“Saudara Saksi tahu atau Saudara Saksi ingat bahwa saya sampaikan 24 orang tersebut masing-masing meminta uang, awalnya 3.000 riyal per orang,” kata Gus Alex dalam persidangan.
Namun, Gus Alex mengaku tidak sanggup memenuhi seluruh permintaan anggota dewan tersebut.
Ia mengatakan hanya dapat menyediakan uang sebesar 1.500 riyal untuk masing-masing orang yang berasal dari honor yang diterimanya.
“Kemudian saya hanya mampu menyiapkan dari uang honor saya sebesar 1.500 riyal per orang. Saya pernah ceritakan itu?” tanya Gus Alex.
“Iya, betul. Bapak cerita,” jawab Jaja.
Dalam persidangan tersebut, Gus Alex juga meminta Jaja mengonfirmasi tiga nama pimpinan Komisi VIII yang sebelumnya pernah ia ceritakan.
Masa jabatan Prof. Salampak sebagai Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2022-2026 secara resmi berakhir…
Angin kencang yang diduga puting beliung menerjang sejumlah permukiman warga di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin…
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir mengungkapkan, penerbangan dari bandara tersebut kembali normal menyusul…
Dalam astrologi Tionghoa, karakter seseorang kerap dikaitkan dengan shio yang menaunginya. Sejumlah shio bahkan dipercaya…
Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Hj. Siti Saniah Wiyatno bersama Ketua GOW Kabupaten Kapuas Hertitati…
Setahun memimpin P2MI, Mukhtarudin memperkuat perlindungan pekerja migran dari hulu ke hilir, menekan TPPO bersama…