
Grafis by Kaltim Post
PROKALTENG.CO-Menjelang pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026, perhatian publik tidak hanya tertuju pada prosesi kenegaraan, tetapi juga pada kondisi jenazah yang telah disimpan selama lebih dari empat bulan sejak dinyatakan meninggal.
Lama waktu antara wafat dan pemakaman memunculkan berbagai pertanyaan mengenai metode yang digunakan Iran untuk menjaga kondisi jenazah.
Pasalnya, dalam ajaran Islam, praktik pembalseman menggunakan bahan kimia tidak diperbolehkan dan pemakaman dianjurkan dilakukan sesegera mungkin.
Sejumlah pengamat menilai Iran kemungkinan besar tidak menggunakan teknik pembalseman, melainkan mengandalkan sistem penyimpanan bersuhu sangat rendah atau cold storage yang lazim dipakai di fasilitas forensik modern.
Pakar kontraterorisme Dr. Mohammed Omar menyebut metode pendinginan merupakan pilihan yang paling sesuai dengan ketentuan hukum Islam Syiah dalam situasi luar biasa, seperti perang atau kondisi keamanan yang tidak memungkinkan pemakaman segera dilaksanakan.
Menurutnya, penyimpanan jenazah di ruang pendingin berbeda dengan pembalseman karena tidak melibatkan penyuntikan cairan kimia ke dalam tubuh.
Cara tersebut hanya bertujuan memperlambat proses alami pembusukan hingga pemakaman dapat dilakukan.
Ia juga menjelaskan bahwa fasilitas forensik di Iran telah memiliki teknologi untuk menyimpan jenazah dalam jangka waktu cukup lama dengan suhu yang terkontrol, sehingga kondisi fisik dapat dipertahankan tanpa melanggar aturan keagamaan.
Penundaan pemakaman Ayatollah Ali Khamenei disebut berkaitan dengan pertimbangan keamanan dan persiapan rangkaian upacara kenegaraan yang akan melibatkan jutaan pelayat di Iran maupun Irak.
Dengan sistem penyimpanan tersebut, jenazah diperkirakan tetap berada dalam kondisi layak hingga prosesi pemakaman resmi digelar. (jpg)
Dukun atau spiritualis asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam belum lama ini memberikan pandangannya terkait pertandingan babak 32…
Sekelompok pemuda yang diduga terlibat tawuran diamankan di Dusun Karanganyar, Desa Wonokerto, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten…
Cristiano Ronaldo menilai kemenangan 2-1 Portugal atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026…
Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai dan Kepala Dinas…
Ketua BTN PSSI Sumardji optimistis Timnas Indonesia mampu mengakhiri puasa gelar di ASEAN Championship 2026.…
Bulan Juli 2026 menjadi salah satu periode paling meriah bagi komunitas Free Fire (FF). Garena menghadirkan…