“Durian ini kiriman langsung dari masyarakat di kecamatan dan desa. Setiap desa punya durian unggulan masing-masing, dan ini menjadi bukti bahwa Lamandau kaya akan potensi buah lokal berkualitas,” ujarnya, Senin (22/6).
Dengan kegiatan ini, Bupati Rizky berharap durian Lamandau dapat semakin dikenal hingga ke luar daerah, bahkan mampu menjadi salah satu ikon unggulan kabupaten.
“Kalau dikelola dan dipromosikan dengan baik, durian Lamandau bisa punya nilai ekonomi besar dan menjadi kebanggaan kita bersama,” katanya lagi.
Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan itu, dia meyakini durian Lamandau menjadi simbol kebahagiaan dan kebanggaan masyarakat. (*)
Page: 1 2
Sidang praperadilan Dea memasuki babak baru. Kuasa hukum menyiapkan laporan ke Propam Polda Kalteng terkait…
Sidang praperadilan Dea di Palangka Raya mengungkap dugaan penangkapan tanpa surat perintah serta sejumlah kejanggalan…
Hari Pengayoman ke-81 menjadi momentum Kemenkum Kalteng memperkuat pelayanan hukum yang cepat, mudah, dan berdampak.
DJKI memangkas target pemeriksaan Merek dan Desain Industri menjadi lima bulan mulai 18 Agustus 2026.
DPRD Kalteng menyepakati KUA-PPAS 2027 dengan harapan anggaran dapat dikelola tepat sasaran dan memberi manfaat…
Kualitas udara Kalteng memburuk akibat kabut asap di tengah meningkatnya hotspot. Masyarakat diminta waspada dan…