Subandi menilai keterbukaan informasi sangat penting, terutama terkait langkah dan solusi yang sedang dilakukan PLN untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Tentu harus ada penjelasan yang konkret sehingga masyarakat tidak resah. Selanjutnya, apa solusi yang dilakukan PLN untuk mengatasi persoalan tersebut juga perlu disampaikan kepada masyarakat,” jelasnya.
DPRD juga menyoroti perlunya penjelasan mengenai kompensasi bagi pelanggan yang terdampak pemadaman listrik.
“Karena masyarakat terlambat satu hari saja membayar listrik bisa langsung diputus. Oleh karena itu perlu ada penjelasan yang konkret, termasuk mengenai kompensasi yang diberikan selama ini,” tambahnya.
Terkait laporan masyarakat, Subandi mengungkapkan hingga saat ini DPRD telah menerima informasi mengenai pemadaman listrik, meski belum dalam bentuk aduan resmi tertulis.
“Sampai hari ini ada masyarakat yang menyampaikan informasi kepada kami. Namun penyampaiannya masih secara lisan, belum ada yang disampaikan secara tertulis. Sebagai wakil rakyat, kami tetap meminta kepada pihak PLN untuk memberikan penjelasan secara konkret sehingga masyarakat mengetahui kondisi yang sebenarnya dan tidak menjadi resah,” pungkasnya. (adr)
Page: 1 2
Karhutla Palangka Raya mencapai 306 kejadian, DPRD mendorong pencegahan dan perlindungan masyarakat.
Prabowo memerintahkan tambahan empat helikopter water bombing dan berbagai sarana untuk memperkuat penanganan karhutla Kalteng.
Presiden Prabowo memperkuat penanganan karhutla Kalteng dengan menambah helikopter, peralatan, dan mesin bor air.
Suzuki New XL7 hadir di Kalteng dengan fitur modern dan promo DP mulai Rp20 juta.
Tergiur upah Rp10 juta, Abdurrahman diadili setelah tertangkap membawa 248,14 gram sabu menuju Kalteng.
Lorensius Riyan diadili setelah ditangkap membawa sabu 1,94 gram dari Sintang menuju Palangka Raya.