Politisi senior asal PPP ini mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha dari berbagai skala, untuk turut berperan aktif menyukseskan sensus. Ia meminta agar setiap warga memberikan data dan informasi yang benar, jujur, dan lengkap kepada petugas yang bertugas di lapangan.
Menurut Johansyah, ketepatan data adalah kunci utama. Jika data yang dikumpulkan tidak akurat, maka risiko terbesar yang dihadapi adalah program pembangunan yang disusun tidak akan efektif dan gagal memenuhi kebutuhan riil masyarakat.
“Tanpa data yang akurat, program pembangunan berisiko meleset dari sasaran dan tidak mampu menjawab apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, peran serta warga sangat kami harapkan,” tegasnya.
Kabut asap pekat menyelimuti Nanga Bulik, mengganggu jarak pandang dan membuat warga mengeluhkan bau menyengat…
Kabut asap tak menyurutkan antusiasme ratusan warga Nanga Bulik menyaksikan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN…
Menteri P2MI Mukhtarudin bertemu Menteri SDM Malaysia Dato Sri Ramanan Ramakrishnan di Jakarta untuk memperkuat…
Jamur enoki sering diolah menjadi gorengan dengan balutan tepung hingga renyah. Namun, ada cara lain…
Kecap manis menjadi salah satu bumbu yang mudah ditemukan dalam berbagai masakan Indonesia. Selain digunakan…
Indomie kuah menjadi salah satu menu praktis yang sering diandalkan ketika ingin makan sesuatu yang…