Politisi senior asal PPP ini mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha dari berbagai skala, untuk turut berperan aktif menyukseskan sensus. Ia meminta agar setiap warga memberikan data dan informasi yang benar, jujur, dan lengkap kepada petugas yang bertugas di lapangan.
Menurut Johansyah, ketepatan data adalah kunci utama. Jika data yang dikumpulkan tidak akurat, maka risiko terbesar yang dihadapi adalah program pembangunan yang disusun tidak akan efektif dan gagal memenuhi kebutuhan riil masyarakat.
“Tanpa data yang akurat, program pembangunan berisiko meleset dari sasaran dan tidak mampu menjawab apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, peran serta warga sangat kami harapkan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) terus memperkuat kualitas data, sebagai basis utama pembangunan daerah
Pemprov Kalteng memperkuat langkah pengendalian inflasi setelah Kalteng menempati peringkat ketiga inflasi tertinggi di Indonesia.
Kekalahan 6-3, 5-7, 0-6 oleh Diana Shnaider dalam perempat final grand slam French Open di…
Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menatap Moto3 Hungaria 2026 dengan penuh optimisme meski harus menghadapi…
Wakil Merah Putih telah menuntaskan pertandingan babak 16 besar Indonesia Open 2026 yang berlangsung di…
Timnas Indonesia U-19 menang 3-0 atas Timor Leste U-19 pada laga kedua Grup A Piala…