Legislator dari Partai Gerindra ini mengingatkan agar proses penertiban di lapangan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Ia menekankan bahwa setelah diamankan, para ODGJ tersebut harus mendapatkan perawatan medis dan pemulihan psikologis yang layak di fasilitas yang memadai.
“Penanganan ini harus dilakukan secara komprehensif. Jangan hanya sekadar ditangkap lalu dilepaskan lagi, tetapi harus ada tindak lanjut medis dari dinas kesehatan dan pendampingan sosial agar mereka bisa mendapatkan perawatan yang semestinya,” tambah Tajeri.
Melalui langkah responsif ini, DPRD Barito Utara berharap wajah Kota Muara Teweh dapat kembali tertata rapi, bersih, dan aman. Pihak legislatif juga menyatakan siap mendukung dari sisi pengawasan dan penganggaran program sosial demi terciptanya ketenteraman masyarakat yang berkelanjutan. (bn/nue/jpg)
Page: 1 2
Kabar baik mengenai keuangan selalu menjadi hal yang dinantikan, terutama bagi mereka yang sedang berusaha…
Pembangunan gedung olahraga di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, diusulkan menjadi salah satu perhatian pemerintah…
Marc Marquez bertekad memperbaiki catatan penampilannya di Sirkuit Mandalika pada MotoGP Indonesia 2026. Pembalap berusia…
Dampak kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya kian memburuk. Pada Sabtu (10/10/2026), jarak pandang…
Situasi di RT 01 RW 01, Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, sempat memanas setelah…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam memacu pemerataan pembangunan infrastruktur daerah.…