Sependapat dengan Patih Herman, legislator Demokrat lainnya, Ardianto, memandang Konkerkab PGRI sebagai wadah konsolidasi yang sangat berbobot untuk menjembatani pemikiran para guru langsung kepada pemangku kebijakan.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan Konferensi Kerja PGRI yang menjadi wadah konsolidasi dan evaluasi program kerja organisasi. Forum seperti ini sangat penting untuk melahirkan gagasan-gagasan konstruktif dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Barito Utara,” kata Ardianto.
Ardianto juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah jangka panjang di Barito Utara bertumpu pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing, target SDM unggul tersebut mustahil dicapai jika daerah abai terhadap kondisi ekonomi dan hak-hak para guru yang mengabdi di garis depan pendidikan.
“Oleh karena itu, guru harus mendapatkan apresiasi dan hak yang seimbang. Investasi terbaik bagi daerah ini adalah pendidikan, dan instrumen utamanya adalah kenyamanan para guru dalam mengajar. Kami siap bersinergi dengan PGRI dan Dinas Pendidikan untuk mengawal hal ini,” pungkas Ardianto. (bn/nue/kpg)
Page: 1 2
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman merespon kehadiran juru taktik Vietnam di laga menghadapi Mozambik di SUGBK.
Pemerintah Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) secara bijak menyusul…
Seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan kejiwaan mengamuk di rumahnya di Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka…
KPU Palangka Raya menegaskan dukungannya terhadap proses hukum yang dilakukan Kejaksaan terkait dugaan korupsi dana…
Timnas Indonesia akan kembali memasuki agenda penting pada pertengahan 2026 dengan tampil di ASEAN Cup…
Tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Sony Sonjaya mengajukan diri…