Dengan peningkatan tersebut, gamer dapat menikmati pengalaman bermain yang lebih stabil, frame rate lebih tinggi, dan visual yang semakin memanjakan mata, terutama untuk game-game generasi terbaru.
Meski baru resmi masuk Indonesia tahun ini, PS5 Pro sebenarnya sudah meluncur secara global sejak 7 November 2024. Namun, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami keterlambatan pemasaran.
Sony menjelaskan keterlambatan tersebut berkaitan dengan regulasi penggunaan teknologi nirkabel 6GHz yang digunakan pada standar IEEE 802.11be atau Wi-Fi 7.
“PS5 Pro akan diluncurkan secara global, namun tidak akan tersedia di negara-negara yang belum menyetujui pita nirkabel 6GHz yang digunakan di IEEE 802.11be (Wi-Fi 7),” ujar perwakilan Sony PlayStation.
Saat peluncuran global dilakukan, beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand sudah lebih dulu menjual PS5 Pro karena aturan frekuensi nirkabel di negara tersebut telah mendukung penggunaan pita 6GHz.
Nikotin dikenal sebagai zat adiktif yang terkandung dalam rokok konvensional maupun rokok elektronik (vape). Meski kerap…
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengucapkan selamat atas Hari Ulang Tahun ke-61 Pemerintah Kota…
Fairid Naparin menegaskan evaluasi pembangunan harus dilakukan secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bupati Lamandau mengajak ASN meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan pelayanan publik pada Hari Kesadaran Nasional.
Norwegia menang meyakinkan atas Irak dengan skor 4-1 di laga pertama Grup I Piala Dunia…
Sedang mencari ide camilan yang mudah dibuat tetapi tetap menggugah selera? Corn Cheese Balls dari…