Ia menegaskan, pihak ERP hanya membantu proses evakuasi, sedangkan penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis oleh tim forensik.
“Untuk penyebab kematian belum bisa dipastikan. Kami menunggu hasil Visum et Repertum (VER) dari dokter ahli forensik RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak berwenang,” tutup Exaudi. (jef)
Page: 1 2
DPRD Kalteng menyesuaikan sejumlah dana hibah yang dinilai belum memenuhi ketentuan dalam KUA-PPAS APBD 2027.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengambil langkah strategis menghadapi musim kemarau dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas)…
Menhut Raja Juli Antoni menyoroti keterbatasan sumber air sebagai salah satu kendala utama penanganan karhutla…
Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Resepsi Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah menggagas pembentukan Lembaga Kajian Kritis sebagai wadah untuk…
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palangka Raya yang baru dilantik, Alman Pakpahan.…