Categories: Pro Kalteng

KAHMI Palangka Raya Desak Evaluasi Total Sistem Kelistrikan Kalteng

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Palangka Raya, Andi Wirahadi Kusuma, meminta pemerintah dan PT PLN (Persero) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola sistem kelistrikan di Kalimantan Tengah (Kalteng) menyusul pemadaman listrik bergilir yang terus terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut Andi, kondisi tersebut menghadirkan ironi di tengah posisi strategis Kalimantan sebagai lumbung energi nasional.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pulau Kalimantan menyumbang sekitar 82 persen atau sekitar 687 juta ton dari total produksi batu bara nasional yang mencapai sekitar 836,12 juta ton pada tahun 2024. Kontribusi tersebut menjadikan Kalimantan sebagai pusat produksi batu bara terbesar di Indonesia.

“Ini menjadi paradoks yang harus dijelaskan kepada masyarakat. Kalimantan adalah salah satu tulang punggung energi nasional. Kalimantan Tengah juga memiliki sumber daya batu bara yang besar. Tetapi masyarakat justru berulang kali mengalami pemadaman listrik. Kondisi seperti ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai tata kelola sistem kelistrikan yang ada,” kata Andi, Rabu (29/7).

Ia menegaskan, masyarakat tidak sedang mempermasalahkan adanya gangguan teknis semata. Yang menjadi persoalan adalah minimnya transparansi mengenai akar penyebab pemadaman, progres perbaikan, hingga jaminan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Kalau memang murni gangguan teknis, jelaskan secara terbuka. Unit pembangkit mana yang mengalami gangguan, berapa kapasitas daya yang hilang, bagaimana proses perbaikannya, kapan target normalisasi, dan apa kompensasi yang diterima oleh masyarakat sebagai konsumen jika terjadi hal serupa di kemudian hari. Transparansi seperti itu penting agar masyarakat memperoleh kepastian dan tidak dipenuhi spekulasi,” ujarnya.

Andi mengatakan, listrik saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan rumah tangga, tetapi telah menjadi infrastruktur utama yang menopang perekonomian daerah. Pemadaman berkepanjangan telah berdampak terhadap pelaku UMKM, peternak, rumah makan, perhotelan, layanan kesehatan, hingga aktivitas pendidikan.

Ia menilai gelombang demonstrasi masyarakat di Kantor PLN UP3 Palangka Raya baru-baru ini, yang bahkan berlangsung selama dua hari berturut-turut dan diwarnai aksi simbolik membawa bangkai ayam sebagai bentuk protes atas kerugian peternak, merupakan akumulasi kekecewaan publik terhadap belum stabilnya pasokan listrik.

Menurut Andi, penjelasan PLN mengenai gangguan pada beberapa pembangkit memang perlu dihormati sebagai penjelasan resmi. PLN menyebut pemadaman dipicu gangguan pada tiga pembangkit besar dalam sistem interkoneksi Kalimantan, termasuk kerusakan generator, boiler, dan turbin sehingga dilakukan manajemen beban (load shedding) untuk menjaga kestabilan sistem.

Namun demikian, ia menilai penjelasan tersebut justru memunculkan pertanyaan lanjutan yang harus dijawab secara terbuka.

Page: 1 2

M Hafidz

Recent Posts

Calon Rektor UPR Kantongi Nomor Urut, Pilrek Masuk Tahap Penentuan

Pilrek UPR memasuki tahap penentuan. Nomor urut tiga calon rektor resmi ditetapkan sebelum berlanjut ke…

8 minutes ago

Dampak Pemadaman Listrik, Peternak Ayam Merugi Jutaan Rupiah Setiap Hari

Krisis pasokan listrik yang melanda Palangka Raya beberapa hari terakhir membawa pukulan telak bagi sektor…

1 hour ago

Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai Cup Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

Gubernur Cup Road to Pangdam XXII/Tambun Bungai Cup 2026 resmi dibuka sebagai ajang pembinaan atlet…

1 hour ago

Kisah Remaja Pulang Pisau Viral, Disdik Kalteng Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi

Kisah remaja asal Pulang Pisau yang terancam putus sekolah karena faktor ekonomi mendapat respons cepat…

2 hours ago

Antisipasi Karhutla, Pemprov Kalteng Bangun Sumur Bor dan Normalisasi Kanal di Tumbang Nusa

Pemprov Kalteng membangun tiga sumur bor dan menormalisasi kanal di Tumbang Nusa guna memperkuat mitigasi…

2 hours ago

Gempa Berkekuatan M7,1 Hantam Jepang, Sejumlah Fasilitas Rusak

Bencana alam kembali melanda Negeri Sakura. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Kedutaan Besar Republik…

3 hours ago