Misteri amblasnya barang-barang berharga tanpa ada satu pun penghuni yang terbangun memicu spekulasi liar di tengah masyarakat.
Terlebih, tas yang digondol pelaku berada sangat dekat dengan posisi tidur korban.
Isu mengenai pelaku yang menggunakan “ilmu sirep” (ilmu pengasih/penidur) pun sempat berembus kencang di kalangan warga.
Kendati demikian, hingga saat ini hal tersebut masih sebatas rumor yang berkembang dan belum bisa dibuktikan secara ilmiah maupun hukum.
Seluruh rentetan kejadian ini juga telah dilaporkan ke Polsek Sematu Jaya untuk ditindaklanjuti. Namun, dari tiga lokasi yang disatroni pencuri pada malam itu, baru satu korban yang secara resmi membuat laporan polisi.
Mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Camat Sematu Jaya mengimbau keras masyarakatnya untuk memperketat keamanan lingkungan dan pribadi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Pastikan rumah dalam kondisi aman, kunci pintu dan jendela rapat-rapat sebelum tidur atau bepergian. Gunakan kunci ganda pada kendaraan, dan mari bersama-sama menggalakkan kembali siskamling agar lingkungan tetap aman dan kondusif,” tegas Purwanto. (bib)
Page: 1 2
Timnas Indonesia memiliki catatan yang cukup unik saat menghadapi Oman. Skuad Garuda pernah begitu dominan…
Via Vallen sudah lama bermain media sosial. Dia adalah salah satu publik figur dengan nama…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mewacanakan penyerahan hak pengelolaan Stadion 29 Nopember Sampit kepada…
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) terus memperkuat kualitas data, sebagai basis utama pembangunan daerah
Pemprov Kalteng memperkuat langkah pengendalian inflasi setelah Kalteng menempati peringkat ketiga inflasi tertinggi di Indonesia.
Kekalahan 6-3, 5-7, 0-6 oleh Diana Shnaider dalam perempat final grand slam French Open di…