Akibat tarikan paksa tersebut, leher korban mengalami luka dan meninggalkan bekas garis merah. Hingga kini, ia mengaku masih mengalami trauma dan terus teringat peristiwa yang dialaminya itu.
Dari total kalung emas seberat 30 gram yang dikenakan korban, sebanyak 17,1 gram berhasil dibawa kabur pelaku. Sementara sekitar 12,9 gram ditemukan terjatuh di lokasi kejadian.
“Saya kira habis semuanya, ternyata ada yang jatuh. Yang diambil sekitar 17,1 gram dan yang ditemukan 12,9 gram,” ungkapnya.
Korban memperkirakan total kerugian akibat penjambretan itu mencapai lebih dari Rp40 juta.
Dari peristiwa yang dialaminya itu, ia melapor ke Polsek Pahandut. Korban berharap kalung emas miliknya dapat ditemukan dan para pelaku segera ditangkap.
Aksi penjambretan tersebut, ternyata terekam kamera CCTV milik warga di sekitar lokasi. Dalam rekaman terlihat dua pelaku berboncengan sepeda motor menjalankan aksinya sebelum melarikan diri. Rekaman CCTV juga memperlihatkan seekor kucing hitam milik warga sekitar yang datang mendekati korban sesaat setelah kejadian. (jef)
Page: 1 2
Bali United mulai bergerak mempersiapkan skuad untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Salah satu nama yang…
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memunculkan ironi di Provinsi Kalimantan Tengah…
Terkait aksi penjambretan yang dialami seorang perempuan berinisial CK (48) di Jalan Keluarga, kawasan Jalan…
Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah menyiapkan Rumah Sakit Tipe A yang dibangun di KM 26 Tangkiling,…
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar bakti…
Tidur malam yang cukup sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan karena memengaruhi pemulihan…