Selain itu, Rus’ansyah juga menekankan pentingnya sikap gigih dalam menjalankan amanah organisasi.
Menurutnya, berbagai keterbatasan yang dihadapi tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak.
”Semangat untuk memulai dan berikhtiar harus selalu dikedepankan, karena dukungan dan jalan kemudahan sering kali hadir setelah langkah pertama dilakukan. Dalam arahannya, beliau mengingatkan agar para aktivis muda tidak terlalu fokus pada ketersediaan sumber daya di awal, melainkan lebih dahulu menunjukkan kesungguhan kerja dan komitmen terhadap tujuan yang ingin dicapai,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh panitia dan kader PII untuk menjaga keikhlasan dalam berorganisasi.
Aktivitas organisasi, menurutnya, merupakan ruang pengabdian yang harus dijalankan tanpa pamrih, dengan orientasi memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat, masyarakat, dan bangsa.
”Nilai pengabdian inilah yang akan menjadi fondasi lahirnya pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” terangnya.
Ia juga berpesan agar setiap individu yang telah menerima amanah dalam organisasi mampu menuntaskan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
”Sekecil apa pun peran yang diemban, semuanya memiliki kontribusi penting terhadap keberhasilan sebuah program. Karena itu, konsistensi, komitmen, dan kesungguhan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan menjadi kunci utama dalam membangun organisasi yang kuat dan dipercaya,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Rus’ansyah turut mendorong PW PII Kalteng untuk terus mengambil bagian dalam mendukung berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Kalteng.
Menurutnya, organisasi kepelajaran memiliki posisi yang sangat penting sebagai mitra pembangunan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui audiensi ini, PW PII Kalteng memperoleh berbagai arahan, motivasi, dan penguatan untuk menyukseskan pelaksanaan Muslim Youth Leaders 2026.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen PII dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan program pembinaan yang berdampak bagi pelajar Kalteng.
Dengan semangat kolaborasi, pengabdian, dan tanggung jawab, PW PII Kalteng optimistis Muslim Youth Leaders 2026 akan menjadi salah satu ikhtiar strategis dalam mencetak generasi pelajar yang berilmu, berakhlak, berjiwa pemimpin, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kalteng dan Indonesia di masa mendatang.(tim)
Page: 1 2
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Dikenal sebagai sosok pemimpin yang selalu menyempatkan diri, untuk hadir…
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mengungkap jadwal latihan menjelang kompetisi Super League 2026/2027. Juru taktik…
Hujan yang kerap turun setelah cuaca panas di Kota Palangka Raya belakangan ini umumnya merupakan…
Tax farming modern menjadi solusi untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui digitalisasi, tata kelola yang…
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran resmi membuka Kejuaraan Catur Kapolda Cup 2026 dan mengajak seluruh peserta…
Salundik mengajak masyarakat menjaga kebersihan drainase dan tidak membuang sampah ke saluran air guna mencegah…