Dijelaskannya, kemajuan teknologi saat ini membuat semua orang dengan mudah mendapatkan informasi berbagai hal. Bahkan saat ini, untuk mengakses apapun sudah sangat mudah. Kemajuan teknologi ini membuat masyarakat makin banyak meninggalkan buku sebagai dasar pencarian informasi. “Padahal buku sangat penting sebagai pedoman untuk inovasi dan menemukan kreativitas kita,” singkatnya.
Sementara itu, salah satu peserta Festival Literasi 2021, Mega Asri Lestari mengatakan, pihaknya termotivasi dengan kegiatan-kegiatan yang selama ini dilaksanakan Dispursip Kalteng. Lantaran pembelajaran formal sudah dilakukan secara online, sehingga dalam rangka mengasah kreativitas atau berkomunikasi sangat terbatas.
“Saya termotivasi dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Dispursip Kalteng ini karena di masa pandemi Covid-19 yang serba online ini telah membangkitkan semangat kami, khususnya para mahasiswa,” ungkapnya. (abw)
Kondisi finansial seseorang tidak selalu ditentukan oleh besarnya pendapatan. Cara berpikir dan kebiasaan dalam menggunakan…
Di tengah kehidupan modern, penampilan sering kali menjadi salah satu cara seseorang menunjukkan pencapaian. Kendaraan…
Nama mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo muncul dalam polemik temuan fasilitas mewah di Lembaga…
Rahmat Erwin Abdullah kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di Asian Games. Tak sekadar naik…
Tersangka dugaan kekerasan seksual mengajukan praperadilan, sementara polisi dan pihak korban menyatakan siap mengikuti proses…
Hima se-Kalteng menyatakan sikap dan meminta penanganan hukum kasus dugaan pelecehan terhadap Natasya berjalan sesuai…