Dijelaskannya, kemajuan teknologi saat ini membuat semua orang dengan mudah mendapatkan informasi berbagai hal. Bahkan saat ini, untuk mengakses apapun sudah sangat mudah. Kemajuan teknologi ini membuat masyarakat makin banyak meninggalkan buku sebagai dasar pencarian informasi. “Padahal buku sangat penting sebagai pedoman untuk inovasi dan menemukan kreativitas kita,” singkatnya.
Sementara itu, salah satu peserta Festival Literasi 2021, Mega Asri Lestari mengatakan, pihaknya termotivasi dengan kegiatan-kegiatan yang selama ini dilaksanakan Dispursip Kalteng. Lantaran pembelajaran formal sudah dilakukan secara online, sehingga dalam rangka mengasah kreativitas atau berkomunikasi sangat terbatas.
“Saya termotivasi dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Dispursip Kalteng ini karena di masa pandemi Covid-19 yang serba online ini telah membangkitkan semangat kami, khususnya para mahasiswa,” ungkapnya. (abw)
Sebagai langkah ilmiah dan religius dalam menetapkan permulaan bulan suci, Kementerian Agama Republik Indonesia telah…
Literasi keuangan, khususnya di sektor pasar modal, kini semakin menjamur di kalangan anak muda Kalimantan…
Bayern Muenchen masih menguasai klasemen Liga Jerman 2025/2026 pekan ke-22. Mereka unggul enam poin di…
Kebijakan Pemerintah Kota Palangka Raya yang membatasi operasional tempat hiburan malam (THM). Serta melarang peredaran…
Striker Persebaya Surabaya, Mihailo Perovic, mulai gacor. Penyerang berpaspor Montenegro itu terus mencetak gol bersama…
Real Madrid untuk sementara berhasil mengudeta Barcelona dari puncak klasemen pekan ke-24 Liga Spanyol 2025/2026…